Ditopang Anteraja, Pendapatan Adi Sarana (ASSA) Melonjak Jadi Rp 5,1 Triliun
JAKARTA, investor.id – PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) mencatatkan pendapatan Rp 5,1 triliun pada 2021. Jumlah itu melonjak 68% dibandingkan realisasi tahun 2020 senilai Rp 3 triliun.
Pencapaian tersebut salah satunya didorong oleh pertumbuhan signifikan dari lini bisnis delivery express Anteraja yang telah berhasil mencapai pertumbuhan pendapatan 248% dan telah memberikan kontribusi laba untuk ASSA di akhir tahun 2021.
Baca Juga:
Boy Thohir Beli 10% Saham AnterajaPresiden Direktur ASSA Prodjo Sunarjanto mengungkapkan, pihaknya bersyukur langkah yang diambil perseroan dalam memasuki bisnis logistik sejak tiga tahun setelah berdiri, mampu berkembang dan memberikan kontribusi yang positif untuk ASSA hingga saat ini.
“Sejak awal berdiri, tren pendapatan ASSA selalu didominasi oleh bisnis rental yang diikuti oleh penjualan kendaraan bekas hingga kuartal I-2021. Kemudian, sejak kuartal II-2021, pendapatan dari lini bisnis logistik yang terdiri dari ASSA Jasa Logistik dan Anteraja berhasil meningkat melebihi kontribusi pendapatan dari lini bisnis yang lain,” ungkap Prodjo dalam keterangan resmi, Kamis (14/4/2022).
Sementara laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar Rp 142,6 miliar atau meningkat 64% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 87,1 miliar.
Per Desember 2021, Anteraja berhasil menjadi kontributor terbesar bagi pendapatan ASSA dengan kontribusi sebesar Rp 2,8 triliun atau sekitar 54% dari total pendapatan ASSA di tahun 2021.
Prodjo melanjutkan, tahun 2021 juga menjadi tahun yang bersejarah bagi ASSA, di mana pada tahun tersebut perseroan berhasil mempersiapkan proses initial public offering (IPO) untuk salah satu anak usaha, yaitu PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC).
“Dengan peluang yang ada serta kemampuan yang dimiliki, kami optimis ASSA masih akan melanjutkan pertumbuhan untuk tahuntahun berikutnya, dengan target pertumbuhan sekitar 30-40% di tahun 2022 ini,” tutup Prodjo.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



