Jumat, 15 Mei 2026

Ditopang Anteraja, Pendapatan Adi Sarana (ASSA) Melonjak Jadi Rp 5,1 Triliun

Penulis : Thresa Sandra Desfika
14 Apr 2022 | 09:08 WIB
BAGIKAN
Anteraja yang merupakan lini bisnis PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA). Foto ilustrasi: Ist
Anteraja yang merupakan lini bisnis PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA). Foto ilustrasi: Ist

JAKARTA, investor.id – PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) mencatatkan pendapatan Rp 5,1 triliun pada 2021. Jumlah itu melonjak 68% dibandingkan realisasi tahun 2020 senilai Rp 3 triliun.

Pencapaian tersebut salah satunya didorong oleh pertumbuhan signifikan dari lini bisnis delivery express Anteraja yang telah berhasil mencapai pertumbuhan pendapatan 248% dan telah memberikan kontribusi laba untuk ASSA di akhir tahun 2021.

Presiden Direktur ASSA Prodjo Sunarjanto mengungkapkan, pihaknya bersyukur langkah yang diambil perseroan dalam memasuki bisnis logistik sejak tiga tahun setelah berdiri, mampu berkembang dan memberikan kontribusi yang positif untuk ASSA hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

“Sejak awal berdiri, tren pendapatan ASSA selalu didominasi oleh bisnis rental yang diikuti oleh penjualan kendaraan bekas hingga kuartal I-2021. Kemudian, sejak kuartal II-2021, pendapatan dari lini bisnis logistik yang terdiri dari ASSA Jasa Logistik dan Anteraja berhasil meningkat melebihi kontribusi pendapatan dari lini bisnis yang lain,” ungkap Prodjo dalam keterangan resmi, Kamis (14/4/2022).

Sementara laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar Rp 142,6 miliar atau meningkat 64% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 87,1 miliar.

Per Desember 2021, Anteraja berhasil menjadi kontributor terbesar bagi pendapatan ASSA dengan kontribusi sebesar Rp 2,8 triliun atau sekitar 54% dari total pendapatan ASSA di tahun 2021.

Prodjo melanjutkan, tahun 2021 juga menjadi tahun yang bersejarah bagi ASSA, di mana pada tahun tersebut perseroan berhasil mempersiapkan proses initial public offering (IPO) untuk salah satu anak usaha, yaitu PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC).

“Dengan peluang yang ada serta kemampuan yang dimiliki, kami optimis ASSA masih akan melanjutkan pertumbuhan untuk tahuntahun berikutnya, dengan target pertumbuhan sekitar 30-40% di tahun 2022 ini,” tutup Prodjo.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 18 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia