Laba Bersih MNC Digital (MSIN) Melesat 78%
JAKARTA, investor.id – PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mencatatkan pendapatan yang telah diaudit sebesar Rp 1,813 triliun pada 2021. Jumlah itu mengalami pertumbuhan yang sehat dengan peningkatan sebesar 31% dibandingkan 2020 sebesar Rp 1,389 triliun miliar.
Pada kuartal IV-2021, pendapatan MSIN naik signifikan sebesar 45% menjadi Rp 501,1 miliar dari Rp 346,3 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Adapun laba bersih MSIN mengalami peningkatan sebesar 78% dari sebelumnya Rp 168,9 miliar di 2022 menjadi Rp 301,1 miliar pada. Hal ini berarti terdapat peningkatan margin laba bersih yang signifikan sebesar 16,6% untuk tahun ini. Sementara pada kuartal IV-2021, EBITDA dan laba bersih keduanya meningkat signifikan masing-masing sebesar 42% dan 114%.
Executice Chairman MNC Group sekaligus Direktur Utama MSIN Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan, konsolidasi dan posisi MSIN sebagai entitas terdepan MNC Media sebagai bisnis konten dan hiburan digital unggulan, menempatkan perseroan sebagai grup konten dan hiburan digital terbesar di Indonesia yang berfokus pada pengalaman hiburan baru dan melengkapi peralihan konsumen dari media tradisional ke media baru, melalui roadmap konten, produk, dan akuisisi platform.
“Semakin banyaknya konsumen yang menuntut konten-konten yang lebih relevan, membuat perseroan memiliki keuntungan yang signifikan karena telah berinvestasi lebih awal dalam kemampuan produksi terdepan di pasar, fasilitas dan infrastruktur produksi indoor dan outdoor terbaik, serta kumpulan berbagai artis ternama di Indonesia,” terang Hary Tanoe dalam keterangan resmi, Jumat (14/4/2022).
Dia melanjutkan, strategi super-app pihaknya juga bertujuan untuk memastikan perseroan memiliki berbagai bentuk konten yang mencakup video, audio, berita dan informasi, musik dan game yang membuat pengguna dapat terus menggunakannya di sepanjang hari.
Selain itu, pustaka konten yang sangat besar yang dimiliki MNC Digital, yang mencakup lebih dari 300.000 jam, secara strategis memungkinkan perseroan untuk mengoptimalkan dan menyelaraskan keseluruhan konten di seluruh platform digital dan platform promosi yang dimiliki seperti aplikasi media sosial pihak ketiga.
“Pada tahun 2022, perseroan juga menghadirkan berbagai inisiatif baru seperti memasuki lini bisnis mobile gaming, yang akan memposisikan MNC Digital sebagai pemain regional dan global yang berkembang,” sebut Hary Tanoe.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






