Giliran Anak Usaha Garuda (GIAA) “Aerofood” Berstatus PKPU Sementara
JAKARTA, investor.id – Anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), yaitu PT Aerofood Indonesia (Aerofood ACS) ditetapkan dalam status Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Sementara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Hal tersebut terungkap dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang diakses pada Rabu (20/4/2022) di mana menegaskan status perkara terhadap Aerofood adalah PKPU Sementara.
Pemohon PKPU terhadap Aerofood adalah PT Gloria Mutiara Duta Papua yang didaftarkan pada 29 Desember 2021.
Salah satu petitum pemohon adalah agar majelis hakim menyatakan dan menetapkan PT Aerofood Indonesia selaku termohon PKPU berada dalam keadaan PKPU Sementara untuk paling lama 45 hari terhitung sejak putusan Aquo dibacakan serta terikat dengan segala akibat hukumnya.
Saat dikonfirmasi, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra memberikan tanggapannya. “Dapat info juga begitu,” terang Irfan kepada Investor Daily, Rabu (20/4/2022).
Dengan status ini, berarti Aerofood menyusul induk usahanya, Garuda Indonesia, yang saat ini sedang proses PKPU Tetap.
Sebelumnya, Garuda Indonesia menyikapi positif putusan yang memperpanjang proses PKPU Tetap selama 60 hari, hingga 20 Mei 2022 mendatang.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





