Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Berpeluang Menguat, Cermati EMTK, AALI, dan UNTR

Penulis : Indah Handayani
28 Apr 2022 | 08:00 WIB
BAGIKAN
Karyawati berjalan di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Karyawati berjalan di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan jelang libur panjang Lebaran, Kamis (28/4/2022). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 7.150 – 7.250.

Pengamat pasar modal dari MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, kombinasi rebound Indeks DJIA sebesar +0,19% dan naiknya EIDO sebesar +0,48% (padahal IHSG dihari Rabu ditutup turun sebesar -0,5%) serta menguatnya harga beberapa komoditas seperti minyak +0,37%, CPO +6,20% dan Nikel +1,29%. “Hal ini berpeluang menjadi katalis pendorong IHSG untuk menguat dihari Kamis ini,” tulis Edwin dalam risetnya.

Dilain pihak, Edwin mengatakan, akan tutupnya perdagangan Bursa Indonesia dalam waktu cukup lama menyambut Hari Raya Idul Fitri dan Liburan menghabiskan THR ditengah turunnya harga beberapa komoditas seperti emas -1,04% (turun terendah selama 2 bulan terakhir) dan batu bara turun dihari keempat secara beruntun sebesar -1,02%.

ADVERTISEMENT

“Sentimen ini bakal menjadi faktor negatif serta alasan investor baik retail maupun institusi mengurangi bobot portofolio mereka sehingga berpeluang menjadi pemberat indeks Kamis ini,” papar Edwin.

Berdasarkan analisa teknikal dan bandarmologi, sejumlah saham ini layak dicermati pada hari ini adalah

AALI 12,225-13,500

Technical indicator : Strong buy, buy 12,875
Target price: 13,500
Stop loss: 12,225
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation

SMGR 6,175 - 6,800

Technical indicator : Buy, buy 6,475
Target price: 6,800
Stop loss: 6,175
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Distribution!!
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation

UNTR 27,450 – 30,350

Technical indicator : Strong buy, buy 28,900
Target price: 30,350
Stop loss: 27,450
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation

EMTK 2,850 - 3,150

Technical indicator : Strong buy, buy 3,000
Target price: 3,150
Stop loss: 2,850
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation

INDY 2,520 – 2,780

Technical indicator : Strong buy, buy 2,650
Target price: 2,780
Stop loss: 2,520
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Distribution!!
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulatio

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia