IHSG Berpeluang Menguat, Cermati EMTK, AALI, dan UNTR
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan jelang libur panjang Lebaran, Kamis (28/4/2022). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 7.150 – 7.250.
Pengamat pasar modal dari MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, kombinasi rebound Indeks DJIA sebesar +0,19% dan naiknya EIDO sebesar +0,48% (padahal IHSG dihari Rabu ditutup turun sebesar -0,5%) serta menguatnya harga beberapa komoditas seperti minyak +0,37%, CPO +6,20% dan Nikel +1,29%. “Hal ini berpeluang menjadi katalis pendorong IHSG untuk menguat dihari Kamis ini,” tulis Edwin dalam risetnya.
Dilain pihak, Edwin mengatakan, akan tutupnya perdagangan Bursa Indonesia dalam waktu cukup lama menyambut Hari Raya Idul Fitri dan Liburan menghabiskan THR ditengah turunnya harga beberapa komoditas seperti emas -1,04% (turun terendah selama 2 bulan terakhir) dan batu bara turun dihari keempat secara beruntun sebesar -1,02%.
“Sentimen ini bakal menjadi faktor negatif serta alasan investor baik retail maupun institusi mengurangi bobot portofolio mereka sehingga berpeluang menjadi pemberat indeks Kamis ini,” papar Edwin.
Berdasarkan analisa teknikal dan bandarmologi, sejumlah saham ini layak dicermati pada hari ini adalah
AALI 12,225-13,500
Technical indicator : Strong buy, buy 12,875
Target price: 13,500
Stop loss: 12,225
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation
SMGR 6,175 - 6,800
Technical indicator : Buy, buy 6,475
Target price: 6,800
Stop loss: 6,175
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Distribution!!
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation
UNTR 27,450 – 30,350
Technical indicator : Strong buy, buy 28,900
Target price: 30,350
Stop loss: 27,450
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation
EMTK 2,850 - 3,150
Technical indicator : Strong buy, buy 3,000
Target price: 3,150
Stop loss: 2,850
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation
INDY 2,520 – 2,780
Technical indicator : Strong buy, buy 2,650
Target price: 2,780
Stop loss: 2,520
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Distribution!!
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulatio
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






