Lippo Karawaci (LPKR) Bukukan Pra Penjualan Rp 1,21 Triliun
JAKARTA, investor.id- PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), perusahaan real estat dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia berdasarkan total pendapatan, berhasil membukukan pra penjualan sebesar Rp 1,21 triliun di kuartal I-2022 atau sekitar 23% dari target tahun 2002 sebesar Rp 5,2 triliun.
CEO LPKR John Riady mengatakan, bisnis properti perseroan diawali dengan langkah yang baik untuk mencapai target tahun 2022 sebesar Rp 5,2 triliun dengan membukukan angka pra penjualan sebesar Rp 1,21 triliun di kuartal ini. Perseroan juga akan terus membangun momentum untuk meluncurkan produk-produk real estat di beberapa bulan ke depan.
“Kami tetap berkomitmen untuk menyediakan hunian berkualitas dengan harga terjangkau. Kami terus melihat permintaan yang kuat dari pemilik rumah pertama untuk proyek hunian kami, Cendana Homes di Lippo Village dan Waterfront Estates di Cikarang. Selain itu, kami juga melihat kesempatan yang besar untuk memperluas penetrasi pasar dengan memperkenalkan produk-produk baru dengan harga yang beragam. Peluncuran seri Brava Homes yang sukses menandai awal tahun yang positif bagi bisnis properti kami," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (28/04/2022).
Pencapaian pra penjualan tersebut didukung oleh penjualan klaster rumah tapak yang menyasar pemilik rumah pertama yang berkontribusi sekitar 71,8% dari total pra penjualan kuartal pertama tahun 2022. Pada bulan Februari 2022, LPKR meluncurkan Cendana Cove Verdant, lanjutan dari proyek rumah tapak Cendana Cove di Lippo Village. Total 252 unit Cendana Cove Verdant terjual habis dalam beberapa jam. Pada bulan Maret 2022, LPKR juga meluncurkan Brava Homes, produk rumah tapak dengan harga jual rata-rata (Average Selling Price) lebih tinggi di Lippo Village. Klaster pertama seri ini, yaitu Brava @ Himalaya, sekitar Rp 4,1 miliar per unit dan total 12 unit Brava @ Himalaya terjual habis yang membuktikan kesuksesan LPKR memperluas penetrasi pasar.
Selain itu, pencapaian pra penjualan juga didukung juga oleh meningkatnya permintaan terhadap proyek-proyek yang sudah selesai seperti Holland Village Jakarta dan Embarcadero Bintaro. Permintaan terhadap Holland Village Jakarta dan Embarcadero Bintaro meningkat 5 kali lipat sejak kuartal I-2021.
Untuk mencapai target pra penjualan tahun 2022 yang sebesar Rp 5,2 triliun, LPKR berencana untuk terus meluncurkan klaster produk rumah tapak dan unit komersil sekaligus memperluas jangkauan pasar ke segmen kelas atas dan apartemen mid rise.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler




