Jumat, 15 Mei 2026

Dimulai, Penawaran Awal Green Bond BNI (BBNI) Rp 5 Triliun

Penulis : Investor Daily
10 Mei 2022 | 22:14 WIB
BAGIKAN
Gedung PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Foto: BNI
Gedung PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Foto: BNI

JAKARTA, investor.id – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI melangsungkan penawaran awal obligasi berwawasan lingkungan (green bond) pada 11-25 Mei 2022 dengan target dana sebesar Rp 5 triliun. Green bond ini bisa dibeli melalui investasi minimal Rp 5 juta dengan masa penawaran umum pada 14-16 Juni 2022.

“Harga penawaran 100% dari nilai nominal green bond,” jelas manajemen BNI dalam pengumumannya, Selasa (10/5/2022).

Obligasi bernama Green Bond I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2022 ini ditawarkan dalam tiga seri. Seri A bertenor tiga tahun atau hingga 21 Juni 2025. Seri B bertenor lima tahun atau sampai 21 Juni 2027. Seri C bertenor tujuh tahun hingga 21 Juni 2029.

ADVERTISEMENT

Namun, BNI belum menyebutkan masing-masing nilai dari seri green bond tersebut. Begitu juga dengan besaran kupon. Yang pasti, perseroan akan menggunakan tingkat bunga tetap, yang akan dibayarkan setiap tiga bulan atau kuartalan.

Green bond ini dijamin secara kesanggupan penuh dan diterbitkan tanpa warkat, kecuali sertifikat jumbo green bond yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek (KSEI) sebagai bukti utang untuk kepentingan pemegang green bond, dan ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok green bond,” terang manajemen.

BNI telah mendapatkan hasil pemeringkatan AAA atas surat utang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk periode 8 Maret 2022 sampai 1 Maret 2023.

Perseroan akan menggunakan seluruh dana hasil emisi green bond untuk membiayai proyek berkategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL), setelah dikurangi biaya-biaya emisi. KUBL tersebut meliputi proyek terkait energi terbarukan, efisiensi energi, manajemen limbah dan pengolahan sampah menjadi energi, penggunaan sumber daya alam yang berkelanjutan, hingga proyek transportasi ramah lingkungan. (C02)

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia