Jumat, 15 Mei 2026

Bangun JORR Elevated, Pendapatan Nusantara Infrastructure (META) Bakal Melesat ke Depan

Penulis : Muawwan Daelami
18 Mei 2022 | 22:08 WIB
BAGIKAN
Salah satu jalan tol PT Nusantara Infrastructure Tbk. Foto: Perseroan
Salah satu jalan tol PT Nusantara Infrastructure Tbk. Foto: Perseroan

JAKARTA, Investor.id - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) memproyeksikan kontribusi Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Elevated sebesar Rp 2,2-2,3 triliun terhadap total pendapatan tahunan. Hal ini akan mendorong pesatnya pertumbuhan pendapatan perseroan setelah ruas tersebut dioperasikan.

Direktur Nusantara Infrastructure Danni Hasan menjelaskan bahwa JORR Elevated ini merupakan unsolicited proyek yang pendapatannya masih bergantung pada besaran tarif yang diberlakukan nantinya.

Saat ini, lanjut dia, tarif yang ditetapkan sebesar Rp 16 ribu. Ketika proyek tersebut selesai, besaran tarif JORR Elevated kemungkinan berada dikisaran Rp 19-20 ribu. Jika besaran tarif tersebut diintegrasikan dan disetujui, Tol JORR Elevated akan mengontribusi sebesar Rp 2,2-2,3 triliun terhadap pendapatan.

ADVERTISEMENT

"Jadi, kalau kita lihat dari profil proyek (JORR), apabila tarif disetujui Rp 19-20 ribu, tol tersebut akan menyumbang Rp 2,2-2,3 triliun terhadap pendapatan perseroan. Jadi luar biasa. Kalau sekarang kontribusi bisnis tol terhadap pendapatan perseroan baru mencapai Rp 450-600 miliar, namun jika tarif sudah disetujui akan terjadi pertumbuhan hingga lima kali lipat," terangnya dalam paparan publik, Rabu (18/5).

Besarnya proyeksi pendapatan Tol JORR Elevated ini dikarenakan ukuran proyek jalan tol tersebut sangat besar. Tol Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB) yang panjangnya 9,7 Km saja, pendapatannya bisa menembus Rp 500 miliar. Dengan demikian, Tol JORR Elevated yang panjangnya mencapai 21 Km tentu besaran tarifnya akan lebih tinggi dibandingkan tarif Tol JLB.

Ke depan, tambah Danni, perseroan bakal aktif mengincar tol-tol baru di samping mengembangkan proyek green field dan memperbaiki proyek-proyek eksisting.

Dengan begitu, perseroan selalu terbuka terhadap tawaran dari para pelaku usaha di industri jalan tol melalui beberapa investment bankers. Perseroan juga sedang melihat beberapa potensi akuisisi jalan tol di Jakarta. "Jadi, apakah kita membidik jalan tol baru, yes. Kita cukup aktif dan mudah-mudahan kalau semuanya berjalan lancar dan harganya baik masuk dalam investment score card kita, mungkin kita akan mengekspansi tambahan portofolio kita. Termasuk melihat aset-aset jalan tol BUMN Karya," ucap Danni.

Fokus Tol

Sementara itu, Presiden Direktur Nusantara Infrastructure Ramdani Basri menyampaikan, perseroan tengah fokus mengembangkan bisnis-bisnis, khususnya jalan tol karena kebutuhan pendanaan di sektor lini usaha tersebut besar. "Bisa dikatakan, hampir 65% dari income perseroan saat ini dari jalan tol, sehingga kita lebih fokus untuk mengembangkan jalan tol," ujarnya.

Kendati demikian, bukan berarti META meninggalkan bisnis-bisnis di sektor air dan energi. Di air, kata Ramdani, perserian sedang mengincar salah satu proyek di Indonesia Timur yang kini dalam proses. Lalu, di bidang energi terdapat beberapa poryek yang mash dalam tahap pengembangan.

"Jadi, kalau dikatakan rencana bisnis non-tol akan tetap dijalankan tetapi size-nya akan jauh berbeda dengan bisnis-bisnis tol yang kita kembangkan sekarang," pungkas Ramdani.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 26 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 36 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia