Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor menunjuk pergerakan saham di layar monitor sebuah perusahaan sekuritas di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Investor menunjuk pergerakan saham di layar monitor sebuah perusahaan sekuritas di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Saham Pilihan untuk Trading 19 Mei dan Target Harganya

Kamis, 19 Mei 2022 | 08:02 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pada perdagangan Kamis (19/5/2022), sebagian analis memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) akan melemah karena dibayangi tekanan jual. Setelah dua hari mengalami penguatan.

Pada perdagangan Rabu (18/5/2022) IHSG ditutup menguat sebesar +148 poin atau sebesar +2,24% ke level 6.793. Sektor technology, basic material, cosumer non cyclicals, healthcare, industrials, transportation & logistic, financials, properties & real estate, consumer cyclicals bergerak positif dan mendominasi kenaikan IHSG hari ini. Investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 281 miliar.

Advertisement

Wall Street melemah tajam pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), dengan indeks Dow Jones turun lebih dari 1.100 poin di hari terburuk sejak 2020 saat Target Corp kehilangan sekitar seperempat dari nilai pasarnya, menyoroti kekhawatiran tentang ekonomi AS setelah pengecer menjadi korban terbaru dari lonjakan harga-harga.

Baca juga: Bank Dunia Umumkan Pembiayaan US$ 30 M untuk Atasi Kerawanan Pangan

Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 1.164,52 poin atau 3,57 persen, menjadi menjadi menetap di 31.490,07 poin, menandai penurunan persentase harian terburuk sejak Juni 2020, menurut Dow Jones Market Data.

Indeks S&P 500 terpangkas 165,17 poin atau 4,04 persen, menjadi berakhir di 3.923,68 poin, juga membukukan penurunan harian terburuk sejak Juni 2020. Indeks Komposit Nasdaq ditutup merosot 566,37 poin atau 4,73 persen, menjadi 11.418,15 poin. Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir dengan di zona merah, dengan sektor konsumen non-primer dan barang konsumsi masing-masing terperosok 6,6 persen dan 6,38 persen, memimpin kerugian.

Laba kuartal pertama Target Corp turun separuh dan perusahaan memperingatkan margin yang lebih besar terpukul kenaikan biaya bahan bakar dan pengiriman. Sahamnya anjlok sekitar 25 persen, kehilangan sekitar 25 miliar dolar AS dalam kapitalisasi pasar, dalam sesi terburuk mereka sejak kecelakaan Black Monday pada 19 Oktober 1987. Hasil pengecer tersebut datang sehari setelah saingannya Walmart Inc memangkas perkiraan labanya.

Baca juga: Pilarmas: IHSG Melemah, Simak Lima Saham Pilihan Hari ini

Sedangkan saham di Asia-Pasifik tergelincir Kamis pagi setelah kerugian besar di Wall Street semalam.

Nikkei 225 di Jepang tergelincir 2,63% di awal perdagangan sementara indeks Topix turun 2,31%. Ekspor Jepang naik 12,5% tahun-ke-tahun di bulan April, data dari Kementerian Keuangan negara itu menunjukkan Kamis. Itu lebih rendah dari ekspektasi untuk kenaikan 13,8%, menurut Reuters.

Kospi Korea Selatan turun 1,93%, sedangkan S&P/ASX 200 di Australia turun 0,78%. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,65% lebih rendah. Data pekerjaan Australia untuk bulan April diperkirakan akan dirilis pada 09:30 HK/SIN hari ini.

Melihat kondisi tersebut, para analis merekomendasikan beberapa pilihan saham untuk trading dan target harganya. Dimulai dari analis dari Mandiri Sekuritas yang memberikan saham-saham pilihan, yaitu

Baca juga: IHSG Bakal Dibombardir Tekanan Jual, Pantau PGAS hingga ASII

UNVR

Rekomendasi: Buy

Harga penutupan: 5,025

Target harga: 4,925

Stop loss/Reversal: 4,750

Support: 4,750

Resistance: 4,925

MPMX

Rekomendasi: Speculative Buy

Harga penutupan:1,255

Target harga: 1,290

Stop loss/Reversal: 1,230

Support: 1,230

Resistance: 1,290

SILO

Rekomendasi: Speculative Buy

Harga penutupan: 1,050

Target harga: 1,100

Stop loss/Reversal: 1,020

Support: 1,020

Resistance: 1,100

PGAS

Rekomendasi: Speculative Buy

Harga penutupan: 1,575

Target harga: 1,650

Stop loss/Reversal: 1,540

Support: 1,540

Resistance: 1,650

ESSA

Rekomendasi: Speculative Buy

Harga penutupan: 1,310

Target harga: 1,390

Stop loss/Reversal: 1,280

Support: 1,280

Resistance: 1,390

TMAS

Rekomendasi: Speculative Buy

Harga penutupan: 2,380

Target harga: 2,490

Stop loss/Reversal: 2,330

Support: 2,330

Resistance: 2,490

Baca juga : Awas! 18 Emiten Masuk Watchlist Bursa 

Sementara itu, Analis Pilarmas Investindo Sekuritas memberikan beberapa saham pilihan yang bisa dicermati pada hari ini, yaitu

UNVR

Last Price : 5.025

Support : 4.930

Resistance: 5.300

BBNI

Last Price : 8.750

Support : 8.550

Resistance: 9.000

PGAS

Last Price : 1.575

Support : 1.530

Resistance: 1.620

FILM

Raih penjualan Rp62,15 miliar hingga periode 31 Maret 2022 naik dari penjualan Rp60,96 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Last Price: 1.250

PER: 279,02x

PBV: 9,31

1.130 1.130

Support: 1.215

Resistance: 1.300

Target: 1.400(short term) 1.500 (long term)

Exit: 1.130

PTBA

Bukukan pendapatan Rp8,2 triliun pada kuartal I/2022, seperti dikutip dari laporan keuangannya atau

melonjak 105,43% year on year (yoy) dari sebelumnya Rp3,99 triliun pada kuartal I/2021.

Last Price: 4.000

PER; 5,05x

PBV; 1,63x

3.550 3.550

Support: 3.930

Resistance: 4.090

Target: 4.360 (short term) 4.470 (long term)

Exit: 3.550

Baca juga : Mulai Penawaran Umum Hari Ini, Cilacap Samudera (ASHA) Tetapkan Harga Rp 100

Sementara itu, Artha Sekuritas Indonesia merekomendasaikan saham-saham pilihan yang bisa dicermati pada perdagangan hari ini, yaitu

HMSP

Target Price: 1,075 – 1,100

Entry Level: 1,030 – 1,055

Stop Loss: 1,020

Mulai menguat setelah sempat terkoreksi. Dalam jangka menengah masih bergerak dalam trend penguatan.

TOWR

Target Price: 1,030 – 1,045

Entry Level: 985 – 1,000

Stop Loss: 970

Secara teknikal candlestick melemah namun masih bertahan di area support. Pergerakan kembali ke rentang trend konsolidasi jangka pendek,

INDF

Target Price: 6,550 – 6,650

Entry Level: 6,350 – 6,450

Stop Loss: 6,300

Candlestick membentuk higher high dan higher low dengan stochastic membentuk goldencross mengindikasikan potensi penguatan.

Baca juga: Melonjak 182%, Saraswanti (SAMF) Bukukan Penjualan Rp 839 Miliar

Sedangkan Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan, yaitu

SMBR

Rebound seiring volume yang solid pasca sempat tertahan di support 464. Posisi MFI dan Stochastic RSI bergerak naik dari oversold area diikuti penyempitan slope MACD yang berpotensi membentuk golden cross. Breakout dari 494 mendukung indikasi minor bullish reversal

Entry : >476

Stop-loss : <460

Target : 510-520

Resistance : 514

Pivot : 494

Support : 464

ESSA

MA20 @1300 breakout dengan kenaikan volume yang signifikan memvalidasi golden cross pada MACD. Selama bertahan di atas 1300, potensi rebound lanjutan.

Entry : >=1300

Stop-loss : <1200

Target : 1515

Resistance : 1515

Pivot : 1400

Support : 1120

DMMX

Breakout dari area konsolidasi 1600-1945 dengan pembentukan white marubozu. Kenaikan volume yang signifikan, mendukung golden cross pada Stochastic RSI dan MACD yang mengindikasikan adanya potensi minor bullish reversal.

Entry : >2010

Stop-loss : < 1900

Target : 2210-2260

Resistance : 2210

Pivot : -

Support : 1825

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN