Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kegiatan di salah satu proyek PT Bukit Asam Tbk (PTBA). (Foto: Perseroan)

Kegiatan di salah satu proyek PT Bukit Asam Tbk (PTBA). (Foto: Perseroan)

Seru! Manajemen Bukit Asam (PTBA) Usul Dividen 50%, Pemegang Saham Minta 100%, Tok...

Selasa, 24 Mei 2022 | 17:31 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Emiten tambang batu bara, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membagikan seluruh laba yang diperoleh sepanjang 2021 sebagai dividen. PTBA sepanjang 2021 mencatatkan laba bersih sebesar Rp 7,91 triliun, atau naik 231% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 2,39 triliun.

Oops, namun keputusan pembagian dividen hingga 100% ini ternyata bukan sepenuhnya mutlak dari keinginan manajemen perseroan, melainkan dari pemegang saham utama yakni PT Inalum. Pasalnya, pada mulanya Bukit Asam hanya mengajukan dividen sebesar 50% atau Rp 3,95 triliun sebagai dividen, kemudian 50% atau Rp 3,95 triliun sisanya lagi sebagai saldo laba.

Dengan berbagai pertimbangan dan arus kas yang ada di PTBA relatif cukup besar sampai akhir tahun kemarin, sekitar Rp 13 triliun, maka keinginan itupun dikabulkan.

Baca juga: Laba Tumbuh Pesat, Bagaimana dengan Prospek Saham Bukit Asam (PTBA)?

“Kalau ini kami bagikan 100% Rp 7,9 triliun dari seluruh laba 2021 tidak akan ganggu kondisi cash karena relatif untuk pengembangan PTBA ke depan msh tersedia dana yang free cash dengan pertimbangan-pertimbangan seperti itu, kami direksi sepakat permintaan pemegang saham beri dividen 100% dapat disetujui,” ungkap Direktur Utama Bukit Asam Arsal Ismail usai RUPST perseroan, Selasa (24/5/2022).

Dengan demikian, dengan jumlah outstanding shares sebanyak 11,27 miliar lembar per 31 Desember 2021, maka dividen per saham sebesar Rp 701,91. Di mana, dividen yield sebesar 17,12% jika menggunakan harga penutupan Senin (23/5/2022) kemarin.

Baca juga: Melesat 355%, Laba Bukit Asam (PTBA) Capai Rp 2,28 Triliun

Adapun, pendapatan usaha pada 2021 mencapai Rp 29,26 triliun atau naik sebesar 69% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 17,33 triliun. Dengan pencapaian tersebut perseroan juga mencatat kenaikan total aset ini sebesar 50% dari sebelumnya Rp 24,06 triliun per 31 Desember 2020 menjadi Rp 36,12 triliun per 31 Desember 2021.

"Pencapaian yang kami raih didukung oleh kinerja operasional yang solid di sepanjang 2021 ini seiring dengan pemulihan ekonomi global maupun nasional yang mendorong naiknya permintaan atas batu bara. Momentum kenaikan harga komoditas batu bara global yang cukup juga turut mendorong pencapaian ini," kata Arsal.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN