Jumat, 15 Mei 2026

Kuartal I, Bumi Resources (BUMI) Untung Besar dari Sebelumnya Rugi

Penulis : Jauhari Mahardhika
31 Mei 2022 | 19:26 WIB
BAGIKAN
Kegiatan di tambang batu bara PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)
Kegiatan di tambang batu bara PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berhasil membalikkan keadaan dari rugi menjadi untung besar.

Pada kuartal I-2022, perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia tersebut mengantongi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 43,25 juta atau sekitar Rp 628,86 miliar. Padahal, pada kuartal I-2021, BUMI mencatatkan rugi US$ 11,67 juta.

Adapun pendapatan BUMI pada kuartal I-2022 mencapai US$ 349,87 juta, naik 83% dibandingkan periode yang sama tahun lalu US$ 191,25 juta.

ADVERTISEMENT

Laba bruto meningkat 105,5% menjadi US$ 55,58 juta dari US$ 27,03 juta. Laba usaha tumbuh 141,3% menjadi US$ 30 juta dari US$ 12,43 juta. Laba tahun berjalan mencapai US$ 46,73 juta dari rugi US$ 10,01 juta.

“Laba per 1.000 saham dasar/dilusian pada kuartal I-2022 sebesar US$ 0,48 dibandingkan periode sama tahun lalu yang rugi per 1.000 saham dasar sebesar US$ 0,16,” ungkap manajemen Bumi Resources dalam laporan keuangannya.

Sebelumnya, Bumi Resources melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement, serta melaksanakan kewajiban konversi atas Obligasi Wajib Konversi (OWK).

BUMI menerbitkan saham baru tanpa HMETD sebanyak 3 miliar saham seri C. PMTHMETD ini dilaksanakan dengan harga pelaksanaan Rp 80 per saham.

Harga pelaksanaan private placement tersebut merupakan harga konversi OWK. Dengan demikian, nilai transaksinya mencapai Rp 240,1 miliar.

Seluruh saham baru yang diterbitkan dalam PMTHMETD diambil oleh pemegang OWK dalam rangka pelaksanaan hak konversi OWK.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia