Jumat, 15 Mei 2026

Produksi Minyak dan Gas Naik, Laba Energi Mega (ENRG) Terkerek

Penulis : Jauhari Mahardhika
1 Jun 2022 | 20:32 WIB
BAGIKAN
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). (Foto: Perseroan)
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) membukukan laba bersih sebesar US$ 10,2 juta pada kuartal I-2022 atau melonjak 67% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Laba usaha perseroan juga naik 27% menjadi US$ 40,3 juta. Begitu juga dengan penjualan yang meningkat 40% menjadi US$ 112,5 juta.

Direktur & CFO Energi Mega Persada, Edoardus Ardianto menjelaskan, peningkatan penjualan, laba usaha, dan laba bersih pada kuartal I-2022 disebabkan oleh kenaikan produksi gas di Blok Kangean dan Bentu. Selain itu, produksi minyak juga meningkat dari Blok Malacca Strait.

ADVERTISEMENT
Produksi Minyak dan Gas Naik, Laba Energi Mega (ENRG) Terkerek

“Kami juga membukukan harga jual minyak dan gas yang lebih tinggi pada tahun ini,” jelas Edoardus dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, Direktur Utama & CEO Energi Mega Persada, Syailendra Bakrie menegaskan, pihaknya akan terus mengembangkan bisnis perusahaan, baik dari portofolio aset-aset yang sudah ada maupun akuisisi aset baru di masa mendatang.

“Kami akan secara aktif melanjutkan kegiatan eksplorasi untuk meningkatkan cadangan migas perusahaan,” ujarnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia