Produksi Minyak dan Gas Naik, Laba Energi Mega (ENRG) Terkerek
JAKARTA, investor.id – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) membukukan laba bersih sebesar US$ 10,2 juta pada kuartal I-2022 atau melonjak 67% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Laba usaha perseroan juga naik 27% menjadi US$ 40,3 juta. Begitu juga dengan penjualan yang meningkat 40% menjadi US$ 112,5 juta.
Direktur & CFO Energi Mega Persada, Edoardus Ardianto menjelaskan, peningkatan penjualan, laba usaha, dan laba bersih pada kuartal I-2022 disebabkan oleh kenaikan produksi gas di Blok Kangean dan Bentu. Selain itu, produksi minyak juga meningkat dari Blok Malacca Strait.
“Kami juga membukukan harga jual minyak dan gas yang lebih tinggi pada tahun ini,” jelas Edoardus dalam keterangan tertulis.
Sementara itu, Direktur Utama & CEO Energi Mega Persada, Syailendra Bakrie menegaskan, pihaknya akan terus mengembangkan bisnis perusahaan, baik dari portofolio aset-aset yang sudah ada maupun akuisisi aset baru di masa mendatang.
“Kami akan secara aktif melanjutkan kegiatan eksplorasi untuk meningkatkan cadangan migas perusahaan,” ujarnya.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





