Kamis, 14 Mei 2026

Grup Humpuss (HITS) Bukukan Kinerja Positif di Kuartal I

Penulis : Thresa Sandra Desfika
2 Jun 2022 | 06:39 WIB
BAGIKAN
Kapal PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. (Foto: Perseroan)
Kapal PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – Emiten pelayaran PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) membukukan kinerja positif pada kuartal I-2022. Melesatnya pertumbuhan pendapatan membuat perseroan berbalik untung selama tiga bulan pertama tahun ini.

Direktur Utama HITS Kemal Imam Santoso menyampaikan hingga 31 Maret 2022, perseroan meraup pendapatan usaha mencapai US$ 25,74 juta atau setara Rp 363,33 miliar (kurs Rp14.349 per dolar AS). Angka tersebut melonjak 43,91% year on year (yoy) dari US$ 17,89 juta atau sekitar Rp 251,86 miliar (kurs Rp14.082 per dolar AS) pada periode yang sama tahun lalu.

Solidnya posisi topline masih ditopang oleh segmen bisnis jasa sewa kapal milik perseroan. Secara rinci, jasa sewa kapal gas alam cair memberikan kontribusi sebesar US$ 7,78 juta pada triwulan I-2022.

ADVERTISEMENT

“Selain menjadi penyumbang pendapatan terbesar bagi perseroan, jasa sewa kapal gas alam cair juga menjadi subsegmen bisnis dengan pertumbuhan terbesar, yakni sekitar 135,08% yoy dibandingkan dengan periode triwulan I-2021 dengan torehan US$ 3,32 juta,” ungkap Kemal dalam keterangan resmi, Kamis (2/6/2022).

Sementara itu, pendapatan segmen bisnis HITS lain seperti jasa pengelolaan kapal, jasa pengelolaan awak kapal, dan pusat pelatihan awak kapal kompak tumbuh masing-masing 242,71%, 4,96%, dan 71,53% menjadi sebesar US$ 930.984, US$ 366.673, dan US$ 93.204.

Peningkatan pendapatan yang signifikan memberikan dampak positif bagi sisi bottomline HITS. Hingga akhir Maret 2022, perseroan berhasil memperoleh laba bersih sebesar US$ 3,36 juta, di mana sebelumnya perseroan mencatat rugi bersih senilai US$ 730.979 pada kuartal I-2021.

Catatan positif lain ditunjukan pada posisi neraca keuangan perseroan. Total ekuitas tumbuh secara tahunan dari US$ 63,53 juta menjadi US$ 67,64 juta. Sementara total aset perseroan hingga akhir Maret 2022 tumbuh 2,42% menjadi sebesar US$ 228,99 juta.

Di kesempatan yang sama, HITS tampak gencar melakukan aktivitas investasi dengan menggelontorkan dana hingga US$ 3,39 juta sepanjang periode tersebut. Nilai itu melonjak 34,37% yoy dari akhir Maret 2021.

Adapun anak usaha HITS yang merupakan emiten pelayaran LNG pertama di Indonesia, PT GTS Internasional Tbk (GTSI) menunjukan kinerja serupa. Perseroan sukses membalikan rugi US$ 2,02 juta pada kuartal I-2021 menjadi untung US$1,27 juta pada tiga bulan pertama tahun ini.

Hal ini disebabkan oleh pendapatan yang meroket 140,82% yoy menjadi US$ 10,45 juta atau setara Rp 149,95 miliar pada kuartal I-2022 dari US$ 4,34 juta atau sekitar Rp 61,92 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Sebagai catatan, segmen bisnis jasa sewa kapal gas alam cair menyumbangkan US$ 8,09 juta pada triwulan I-2022. Disusul segmen unit penyimpanan dan regasifikasi terapung dengan perolehan US$ 2,23 juta.

Sedangkan, segmen tunda dan tambat memiliki nilai US$26.900. Adapun lini bisnis perseroan lainnya, yakni jasa pengelolaan kapal memberikan sumbangan sebesar US$ 103.000.

Kemal yang juga merupakan Direktur Utama GTSI mengatakan bahwa catatan positif ini tidak lepas dari peningkatan kinerja operasional yang dilakukan perseroan. Selain itu, kepercayaan para konsumen menjadi salah satu faktor penting bagi keberlangsungan perseroan.

“Ke depannya kami akan terus meningkatkan kinerja operasional agar dapat memberikan manfaat terbaik bagi para pemegang saham kami dan juga bangsa Indonesia,” ujarnya.

Sejalan dengan kinerja keuangan positif yang berhasil diperoleh perseroan, saham HITS ikut diapresiasi oleh pelaku pasar. Sepanjang tahun 2022 atau year to date (ytd), harga saham HITS saat ini telah melesat hingga 205,99% menjadi Rp 1.175 per saham.

Sementara itu, saham GTSI melesat 7,02% menuju level Rp 61 per saham pada akhir sesi perdagangan Selasa, 31 Mei 2022.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia