Ketidakpastian Ekonomi Menopang Pergerakan Emas
JAKARTA, investor.id - Harga emas kembali menguat ke zona US$ 1.847,07 per troy ons. Pada Kamis (2/6/2022) pagi ini harga emas kembali bergerak menguat dibandingkan dengan perdagangan kemarin. Menguatnya harga emas ditopang oleh kekhawatiran investor akan lonjakan inflasi dan kenaikan suku bunga.
Meningkatnya kekhawatiran investor terhadap inflasi dan kenaikan tingkat suku bunga oleh The Fed membuat emas bergerak naik, meskipun Dolar Amerika Serikat dan yield surat utang pemerintah AS meningkat.
Selain itu ketegangan konflik Rusia – Ukraina kembali meningkat setelah Presiden AS berjanji membantu Ukraina dengan mengirim rudal jarak jauh membuat investor khawatir. Ketidakpastian ekonomi yang terjadi membuat investor memilih emas karena nilai emas cenderung lebih stabil disaat terjadinya ketidakpastian ekonomi.
Harga emas menguat dengan support saat ini beralih ke areal US$ 1.829,90 dan resistance terdekatnya berada di areal US$ 1.862,60. Support terjauhnya berada di areal US$ 1.820,91 hingga ke areal US$ 1.800,87, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal US$ 1.871,59 hingga ke areal US$ 1.891,21.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






