Jumat, 15 Mei 2026

Ketidakpastian Ekonomi Menopang Pergerakan Emas

Penulis : Lona Olavia
2 Jun 2022 | 11:10 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas. (Foto: CNBC)
Ilustrasi emas. (Foto: CNBC)

JAKARTA, investor.id - Harga emas kembali menguat ke zona US$ 1.847,07 per troy ons. Pada Kamis (2/6/2022) pagi ini harga emas kembali bergerak menguat dibandingkan dengan perdagangan kemarin. Menguatnya harga emas ditopang oleh kekhawatiran investor akan lonjakan inflasi dan kenaikan suku bunga.

Meningkatnya kekhawatiran investor terhadap inflasi dan kenaikan tingkat suku bunga oleh The Fed membuat emas bergerak naik, meskipun Dolar Amerika Serikat dan yield surat utang pemerintah AS meningkat.

Selain itu ketegangan konflik Rusia – Ukraina kembali meningkat setelah Presiden AS berjanji membantu Ukraina dengan mengirim rudal jarak jauh membuat investor khawatir. Ketidakpastian ekonomi yang terjadi membuat investor memilih emas karena nilai emas cenderung lebih stabil disaat terjadinya ketidakpastian ekonomi.

ADVERTISEMENT

Harga emas menguat dengan support saat ini beralih ke areal US$ 1.829,90 dan resistance terdekatnya berada di areal US$ 1.862,60. Support terjauhnya berada di areal US$ 1.820,91 hingga ke areal US$ 1.800,87, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal US$ 1.871,59 hingga ke areal US$ 1.891,21.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia