Jumat, 15 Mei 2026

BRI Danareksa: IHSG Cenderung Mixed, Pantau MEDC, JPFA, dan TKIM

Penulis : Parluhutan Situmorang
6 Jun 2022 | 08:22 WIB
BAGIKAN
Karyawan melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Karyawan melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak mixed dengan kecenderung melemah terbatas. Hal ini didasarkan analisa indikator MACD positif menguat, indikator Stochastic overbought, indikator RSI overbought.

Akhir pekan lalu, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (3/6), ditutup naik 34,24 poin (0,48%) menjadi 7.182,96. IHSG bergerak dalam rentang 7.170,69-7.234,0 dengan nilai transaksi Rp 17,86 triliun. Pemodal asing merealisasikan net buy di seluruh pasar mencapai Rp 316,56 milliar.

Penguatan indeks didukung kenaikan saham sektor energi mencapai 1,41%, saham sektor industri 0,82%, sektor consumer cyclicals 0,32%, dan sektor teknologi 0,45%. Pemberat indeks berasal dari sektor kesehatan dengan penurunan 1,86%, sektor material dasar 0,36%, serta sektor transportasi dan logistik turun 0,87%.

ADVERTISEMENT

Berikut beberapa saham yang layak untuk dicermati berdasarkan perkiraan BRI Danareksa Sekuritas sepanjang hari ini:

MEDC

Buy On Weakness

Saham MEDC diperkirakan bergerak dalam rentang Rp 575 – 605, seiring volume transaksi stabil di bawah rata-rata, indikator MACD positif melemah, indikator Stochastic netral melemah, serta indikator RSI netral melemah.

JPFA

Trading buy

Saham JPFA diproyeksikan bergerak dalam rentang Rp 1.390 – 1.520, seiring volume transaksi meningkat di atas rata-rata, indikator MACD positif menguat, indikator Stochastic netral menguat menuju overbought, serta indikator RSI netral menguat menuju overbought.

TKIM

Buy On Weakness

Saham TKIM diproyeksikan bergerak dalam rentang Rp 7.050 – 7.275 setelah volume transaksi stabil turun, indikator MACD positif menguat, indikator Stochastic konsolidasi dalam overbought, dan indikator RSI netral menguat menuju overbought.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia