Reliance Sekuritas: IHSG Melemah, Intip Saham-saham Berpotensi Naik di Awal Pekan
JAKARTA, investor.id – Reliance Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak melemah pada perdagangan di awal pekan, Senin (6/6/2022). IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 7.130 – 7.220.
“seiring pelemahan bursa AS yang cukup dalam pada penutupan Jumat pekan lalu, serta diperparah oleh hasil rilis data ekonomi Indonesia yang kurang mendukung pada pekan lalu. IHSG akan bergerak melemah pada perdagangan hari ini,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Senin (6/6).
IHSG ditutup menguat pada perdagangan Jumat pekan lalu di level 7.182,96 (+0,48%). IHSG bergerak sejalan dengan indeks di kawasan Asia yang menguat seiring respon para pelaku pasar mencermati rilis data yang menunjang ekonomi makro. Meski demikian, pergerakan IHSG sempat mencapai lebih dari 1%.
Beberapa sektor yang mendorong penguatan IHSG diantaranya adalah sektor energi (+1,41%), sektor industri (+0,82%), dan sektor teknologi (+0,45%). Investor asing membukukan net buy sebesar Rp 623,07 milliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli adalah: BMRI, BBCA, UNTR.
Reliance Sekuritas menambahkan, secara teknikal IHSG kembali membentuk pola candlestick yang serupa dengan hari sebelumnya, masih mengindikasikan akan terjadi reversal, dan gagal menutup gap yang terbentuk di rentang 7.156 – 7.204.
Indikator MACD masih bergerak ke atas mengindikasikan masih ada potensi bergerak bullish, sementara stochastic masih berada di area overbuy, mengindikasikan akan terjadi reversal. “Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu ADRO, BTPS, ASRI, MTEL, BSML, INDY, HRUM,” tambah Reliance Sekuritas.
Kemudian dari bursa AS, pelemahan masih terus terjadi di indeks-indeks besar, dengan indeks Nasdaq mengalami pelemahan paling dalam mencapai 2,47%. Para investor masih mengkhawatirkan akan terjadinya resesi antara tahun ini atau akan terjadi di tahun depan. Pasalnya pengumuman PMI AS mengalami pelemahan dari periode sebelumnya (57,1x ke 55,9x)
Bursa Asia pada pagi hari ini diperdagangkan di zona merah meskipun tidak terlalu rendah, indeks Nikkei melemah 0,1%, indeks TOPIX melemah 0,2% pada saat laporan ini ditulis, namun indeks Kospi tidak dibuka karena terdapat hari raya nasional.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






