Jumat, 15 Mei 2026

Jadi Tren, Lippo Karawaci (LPKR) Siap Bangun Rumah Tapak Lagi

Penulis : Lona Olavia
6 Jun 2022 | 08:52 WIB
BAGIKAN
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) pun berupaya menyediakan properti sesuai minat pasar, termasuk kaum muda. (Foto: Ist)
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) pun berupaya menyediakan properti sesuai minat pasar, termasuk kaum muda. (Foto: Ist)

JAKARTA, investor.id - Pasca pemulihan pandemi Covid-19, produk rumah tapak diperkirakan tetap menjadi primadona di pasar properti pada tahun 2022. Menurut Deputy CEO 99 Group Indonesia Wasudewan dalam diskusi “Properti Siap Take Off”, produk rumah tapak saat ini masih diminati oleh kalangan pembeli rumah pertama dan properti. Ia juga menuturkan bahwa para pengembang properti kini meluncurkan rumah yang menjawab tantangan pasar yaitu hunian compact dengan fasilitas yang juga mendukung kenyamanan bekerja. 

Mendukung tren tersebut, Real Estate Indonesia (REI) melalui hasil kajian risetnya menunjukkan bahwa rumah tapak masih menjadi favorit pasar properti terlebih untuk produk rumah tapak dengan harga Rp 500 juta sampai dengan Rp 1,3 miliar.

Sebagai pengembang properti terkemuka, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) juga melihat peningkatan kinerja penjualan produk rumah tapak saat ini. CEO LPKR John Riady mengemukakan bahwa, peningkatan kinerja ini turut didukung oleh tren suku bunga rendah dan penerapan uang muka yang ringan sehingga menarik minat para pembeli rumah pertama dan investor properti.

ADVERTISEMENT

"Melalui kemudahan yang ada, sisi investasi dari produk rumah tapak akan tetap meningkat khususnya dari peningkatan value properti atau Return of Investment (ROI) yang menguntungkan pembeli," katanya dalam keterangan resmi, Senin (6/6/2022).

Keberhasilan LPKR dalam meningkatkan kinerja penjualan produk hunian tersebut juga didukung oleh inovasi untuk menjawab permintaan pasar properti saat ini. Melalui proyek rumah tapak bertajuk Cendana Cove Verdant di Lippo Village Karawaci dan Waterfront Estates di Lippo Cikarang dengan harga rata-rata Rp 1 miliar, LPKR melihat bahwa rumah tapak tetap menjadi produk favorit di kalangan milenial dan keluarga muda. 

Dengan menjawab permintaan pasar tersebut, LPKR berhasil membukukan pra penjualan sebesar Rp 1,21 triliun pada kuartal I-2022 yang mencapai 23% dari target di tahun 2022 sebesar Rp 5,2 triliun.

“Untuk mencapai target di tahun 2022, manajemen LPKR akan terus meluncurkan produk properti rumah tapak dan komersial yang menjawab permintaan pasar, mengeksplorasi pasar segmen atas, serta meluncurkan produk apartemen mid-rise,” ujar John.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 49 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia