Jumat, 15 Mei 2026

Ini Penyebab IHSG Melemah pada Sesi I

Penulis : Indah Handayani
6 Jun 2022 | 12:31 WIB
BAGIKAN
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id - Pada sesi I perdagangan Senin (6/6/2022), IHSG ditutup berada pada zona merah setelah melemah -1,64% ke level 7.064. Pilarmas Investindo Sekuritas menilai IHSG bergerak melemah sementara indeks bursa saham regional Asia cenderung bergerak mixed.

Pilarmas Investindo Sekuritas menilai, hal itu disebabkan pasar terpengaruh rilis hasil survei The Caixin China General Services PMI dan data nonfarm payroll Amerika Serikat (AS). Lembaga survei di Tiongkok mengungkapkan dimana The Caixin China General Services PMI tumbuh melambat dari sebelumnya 36,2 menjadi 41,4. Data tersebut menunjukan masih di teritorial kontraksi.

“Meskipun begitu pasar tampaknya memandang ini sebagai awal bangkitnya ekonomi Tiongkok yang bulan lalu masih diselimuti sebagai kotanya di lakukan lockdown. Namun demikian, tingkat kepercayaan dan optimis akan pemulihan ekonomi kedepannya,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Senin (6/6/2022).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan pasar juga bersikap wait and see seiring dengan solidnya data nonfarm payroll Amerika Serikat. Angka Nonfarm payrolls meningkat sebanyak 390 ribu, didukung oleh pengangguran yang berada di 3,6%. “Dengan data tersebut, Pasar memandang bank sentral AS akan menaikan suku bunga acuannya,” tambah Pilarmas Investindo Sekuritas. 

Sebelumya Ketua The Fed Jerome Powell bulan lalu memperingatkan bahwa AS akan terus menaikkan suku bunga sampai ada bukti inflasi bergerak turun. Sikap kerasnya didukung oleh data AS yang lebih baik dari perkiraan yang mengisyaratkan optimisme ekonomi bahkan ketika dukungan moneter dikurangi.

“Kami merekomendasikan SIDO buy dengan support dan resistance di level 950-1.030. PER: 24,92x dan PBV: 8,88x,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia