Merdeka Gold (MDKA) Ungkap Target Produksi Emas dan Tembaga
JAKARTA, investor.id – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) berhasil mencatatkan laba US$ 65,41 juta pada kuartal I-2022 atau jauh lebih baik dibandingkan kuartal I-2021 yang rugi US$ 6,34 juta.
Perusahaan pertambangan emas, perak, hingga tembaga ini juga menorehkan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sebesar US$ 105 juta atau melonjak dari US$ 25 juta.
Perolehan laba dan EBITDA tersebut didorong oleh eksistensi dan operasional aset MDKA, yakni Tambang Emas Tujuh Bukit dan Tambang Tembaga Wetar.
Sekretaris Perusahaan Merdeka Copper Gold Adi Adriansyah Sjoekri mengatakan, dari sisi keuangan dan operasional, MDKA mencatatkan kinerja cemerlang pada kuartal I-2022. MDKA berhasil memproduksi 33.968 ons emas atau meningkat hingga 104,8% dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebanyak 16.585 ons. Produksi tembaga MDKA juga meningkat 111,6% menjadi 5.267 ton dari 2.489 ton.
Tahun ini, Tambang Emas Tujuh Bukit ditargetkan berproduksi sebanyak 100.000 ons hingga 120.000 ons emas, dengan all in sustainable cost (AISC) sebesar US$ 1.000 per ons hingga US$ 1.100 per ons, setelah dikurangi kredit perak.
Per 31 Maret 2022, sebanyak 49.217 ons emas dilindung nilai dengan harga rata-rata US$ 1.864 per ons untuk periode April 2022 sampai Juni 2023.
Adapun Tambang Tembaga Wetar sepanjang 2022 ditargetkan memproduksi sekitar 18.000 ton hingga 22.000 ton tembaga dengan AISC sebesar US$ 6.820 per ton hingga US$ 7.480 per ton.
“Tingkat produksi akan meningkat pada tahun-tahun selanjutnya setelah dimulainya penggunaan water treatment plant. Per 31 Maret 2022, sebanyak 2.000 ton tembaga dilindung nilai dengan harga rata-rata US$ 9.838 per ton untuk periode April sampai Juli 2022,” ujar Adi. (C02)
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






