Tren Aksi Jual Masih Berlanjut, MIKA dan ICBP Malah Direkomendasikan Strong Buy
JAKARTA, investor.id – Tren aksi jual masih berlanjut, IHSG diperkirakan jatuh pada perdagangan Selasa (14/6/2022). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 6.875 – 7.020. Meski demikian, MIKA dan ICBP malah direkomendasikan strong buy pada perdagangan hari ini.
Pengamat pasar modal dari MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, setelah selama tiga hari berturut-turut IHSG turun sebesar -197,9 poin (-2,78%). Tren aksi jual alias kejatuhan IHSG diperkirakan akan berlanjut dalam perdagangan Selasa ini.
“Seiring cukup tajamnya kejatuhan kembali Indeks di Wall Street dimana DJIA turun sebesar -2,79%, sehingga DJIA year to date (ytd) turun -16,59%. Sementara Indeks Nasdaq sudah masuk teritori Bear Market setelah kembali turun lebih tajam sebesar -4,68%. Sehingga Nasdaq ytd turun tajam -31,73%,” tulis Edwin dalam risetnya, Selasa (14/6/2022).
Ditambah lagi, lanjut Edwin, indeks saham blue chips S&P juga sudah masuk ke area Bear Market setelah kembali turun -3,88%. Alhasil, S&P ytd turun tajam -21,83%. Mengantisipasi kenaikan FFR 75 bps menyusul diluar dugaan inflasi AS bulan Mei naik kelevel 8,6%.
Edwin menambahkan, potensi kejatuhan IHSG Selasa ini juga berasal dari berlanjutnya penurunan EIDO sebesar -2,58%. Serta kembali turunnya harga beberapa komoditas seperti batu bara turun dihari keempat sebesar -2,32%, CPO turun dihari keempat sebesar -2,41%, Nikel kembali turun lebih tajam dihari keempat sebesar -5,42%.
Belum lagi, timah turun lebih tajam dihari kedua sebesar -4,04%. Ditengah kembali naiknya yield Obligasi AS tenor 10 tahun yang sudah berada dilevel 3,36%. “Sementara yield obligasi Indonesia tenor 10 tahun sudah berada dilevel 7,38%,” tambah Edwin.
Berdasarkan analisa teknikal dan bandarmologi, sejumlah saham ini layak dicermati pada hari ini adalah
ASII 6.675 – 7.375
Technical indicator : Buy, buy 7.025
Target price: 7.375
Stop loss: 6.675
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation
MIKA 2.560 – 2.840
Technical indicator : Strong buy, buy 2.700
Target price: 2.840
Stop loss: 2.560
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation
CPIN 4.775 – 5.275
Technical indicator : Neutral, buy 5.025
Target price: 5.275
Stop loss: 4.775
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation
TBIG 2.730 – 3.010
Technical indicator : Buy, buy 2.870
Target price: 3.010
Stop loss: 2.730
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation
ICBP 8.175 – 9.025
Technical indicator : Strong buy, buy 8.600
Target price: 9.025
Stop loss: 8.175
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






