Jumat, 15 Mei 2026

BNI Sekuritas: IHSG Berpotensi Melemah, Cermati BBRI, GOTO, KLBF, dan CARE

Penulis : Indah Handayani
14 Jun 2022 | 08:10 WIB
BAGIKAN
Investor memantau pergerakan saham menggunakan smartphone di Jakarta. Foto ilustrasi:   BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Investor memantau pergerakan saham menggunakan smartphone di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id — BNI Sekuritas memprediksi IHSG berpotensi melemah pada Selasa (14/6/2022). BBRI, GOTO, KLBF dan CARE menjadi saham pilihan pada perdagangan hari ini.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal momentum penurunan masih terbuka namum hanya terbatas. Hal ini terlihat dari sinyal indikator teknikal di area netral. Indeks juga berpotensi dalam trend bullish apabila di atas level 6.932.

“Indeks terlihat berpeluang koreksi jangka pendek ke 6.924. IHSG closing di bawah 5 day MA (7.119). Indikator MACD netral, Stochastic menuju area netral. Selama di atas 6.930, berpeluang menuju (sebelumnya target 6.888 - 7.209 gap tercapai) next 7.140/7.257. Range breakout berada di 6.924 - 7.140,” jelas Andri dalam risetnya, Selasa (14/6/2022).

Adapun level resistance akan berada di 7.051/7.140/7.196/7.257 dan level support 6.959/6.924//6.834/6.717. Perkiraan range pada level 6.820 - 7.050.

ADVERTISEMENT

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Leisyaputra menyampaikan, Indeks Dow Jones Industrial Average pada perdagangan kemarin ditutup melemah tajam 2,79%, sementara S&P 500 terkoreksi lebih dalam 3,88%, begitu juga dengan indeks Nasdaq yang melemah sangat signifikan sebesar 4,68%.

“Bursa Eropa juga mencatatkan koreksi yang cukup dalam. Angka inflasi Amerika Serikat (AS) yang tinggi menimbulkan kekhawatiran bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga lebih agresif,” jelas Maxi.

Sementara itu, bursa regional mencatat pelemahan yang dalam mengikuti koreksi tajam bursa AS pada Jumat lalu akibat inflasi AS yang melebihi perkiraan. Hang Seng dan Nikkei turun lebih dari 3%, sementara IHSG terkoreksi 1,29%.

Seiring dengan kondisi pasar saat ini, BNI Sekuritas merekomendasikan investor dapat mencermati saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan rekomendasi buy 4.250/4.300 target 4.400/4.470 dan stop loss di bawah 4.150/4.060.

Kemudian saham GOTO, direkomendasikan buy pada level 372-378 target 394/404 dan stop loss di bawah 360/350. Aksi buy juga bisa dilakukan pada saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) di atas level 1.625 target 1.680/1.700 dan stop loss di bawah 1.560.

Investor juga dapat mencermati saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) dengan rekomendasi trading buy, target 500/505 stop loss di bawah 470.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia