Jumat, 15 Mei 2026

Saham Energi Melesat, Dipimpin Medco Energi (MEDC) dan Adaro Minerals (ADMR)

Penulis : Parluhutan Situmorang
16 Jun 2022 | 11:46 WIB
BAGIKAN
Tongkang membongkar muatan batubara di pembangkit listrik Yangzhou, Provinsi Jiangsu timur Tiongkok. (FOTO: STR / AFP)
Tongkang membongkar muatan batubara di pembangkit listrik Yangzhou, Provinsi Jiangsu timur Tiongkok. (FOTO: STR / AFP)

JAKARTA, Investor.id - Penguatan saham emiten sektor batubara menjadi faktor utama pendongkrak indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (16/6). Selain itu, IHSG didukung saham sektor keuangan.

Berdasarkan data, IHSG berhasil melesat 113,61 poin (1,62%) menjadi 7.120,66. Penguatan tertinggi dicetak saham sektor batubara dengan kenaikan 3,31% dan disusul saham sektor keuangan mencapai 1,90%.

Hampir seluruh saham emiten batubara dan energi lainnya mencatatkan lonjakan setelah kemarin saham sektor ini menjadi penekan utama IHSG. Kenaikan tertinggi dicatatkan saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) naik Rp 145 (7,84%) menjadi Rp 1.995, PT PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp 1.750 (5,56%) menjadi Rp 33.200, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik Rp 3 (5,17%) menjadi Rp 61, dan PT Indika Energy Tk (INDY) naik Rp 110 (4,35%) menjadi Rp 2.640.

ADVERTISEMENT

Penguatan juga dicetak saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencapai Rp 150 (4,08%) menjadi Rp 3.830 dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) naik Rp 30 (3,66%) menjadi Rp 850. Begitu juga dengan saham energi lainnya, yaitu saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik Rp 45 (7,20%) menjadi Rp 670, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) naik Rp 8 (2,74%) menjadi Rp 300. Saham sektor berhubungan batubara juga naik saham PT ABM Investama Tbk (ABMM) menguat Rp 130 (5,51%) menjadi Rp 2.490 dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp 1.025 (3,45%) menjadi Rp 30.775.

Tiongkok Potong Pajak Impor Batubara Jadi Nol Mulai 1 Mei

Sebaliknya saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mencatatkan penurunan mencapai Rp 1.350 (2,15%) menjadi Rp 61.550. Saham PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) juga mengalami penurunan Rp 60 (6,12%) menjadi Rp 920.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 36 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 40 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia