Wah, Vale Indonesia (INCO) Tak Bagi Dividen, Kenapa?
JAKARTA, investor.id – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Vale Indonesia Tbk (INCO), Selasa (21/6/2022), menetapkan untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2021, karena perseroan membutuhkan modal kerja.
Direktur Keuangan Vale Indonesia Bernardus Irmanto menjelaskan, perseroan akan memanfaatkannya untuk 3 proyek berjalan di Bahodopi, Pomalaa, dan Sorowako, serta modal kerja untuk tahun-tahun yang akan datang.
Baca Juga:
Sumitomo Cabut, Vale (INCO) dan Huayou Teken Perjanjian Kerangka Kerja Sama Proyek PomalaaRUPST juga menyetujui perombakan direksi dan komisaris. Berikut susunan direksi yang baru:
Presiden Direktur: Febriany Eddy
Wakil Presiden Direktur: Adriansyah Chaniago
Direktur: Bernardus Irmanto
Direktur : Vinicius Mendes Ferreira
Kemudian, berikut susunan komisaris yang baru:
Presiden Komisaris: Deshnee Naidoo
Wakil Presiden Komisaris: Muhammad Rachmat Kaimuddin
Komisaris: Luiz Fernando Landeiro
Komisaris: Fabio Ferraz
Komisaris: Yusuke Niwa
Komisaris: Dadan Kusdiana
Komisaris: Alexandre Silva D'Ambrosio
Komisaris Independen: Raden Sukhyar
Komisaris Independen: Rudiantara
Komisaris Independen: Dwia Aries Tina Pulubuhu.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






