Jumat, 15 Mei 2026

BRI Danareksa Sekuritas: IHSG Cenderung Mixed Melemah, Cermati SIDO, UNTR, dan INDF

Penulis : Parluhutan Situmorang
23 Jun 2022 | 08:18 WIB
BAGIKAN
Karyawan melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Total volume transaksi bursa pada perdagangan Selasa (14/6/2022)  mencapai 25,14 miliar saham dengan nilai transaksi Rp15,64 triliun. Sebanyak 273 saham turun harga,  250 saham menguat dan 157 saham stagnan.
Karyawan melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Total volume transaksi bursa pada perdagangan Selasa (14/6/2022) mencapai 25,14 miliar saham dengan nilai transaksi Rp15,64 triliun. Sebanyak 273 saham turun harga, 250 saham menguat dan 157 saham stagnan.

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/6), bergerak mixed cenderung melemah terbatas. Hal ini didasarkan hasil analisa indikator MACD negatif konsolidasi, indikator Stochastic netral konsolidasi, dan indikator RSI netral konsolidasi.

Kemarin, IHSG ditutup terkoreksi 59,76 poin (0,85%) menjadi 6.984,31. Sedangkan pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 138 miliar di seluruh pasar. Pelemahan indeks kemarin dipicu penurunan hampir seluruh sektor saha, kecuali saham sektor consumer non cyclicals naik 0,55%. Sedangkan saham keuangan melemah 1,45%, saham sektor teknologi 1,22%, saham sektor material dasar 1,71%, sektor industri sekitar 1,01%, dan sektor kesehatan 0,86%.

Berikut beberapa saham yang layak untuk dicermati berdasarkan proyeksi BRI Danareksa Sekuritas:

ADVERTISEMENT

SIDO

Buy On Reversal

Saham SIDO diperkirakan bergerak dalam rentang Rp 945 – 990, seiring volume transaksi meningkat di bawah rata-rata, indikator MACD negatif golden cross, indikator Stochastic netral menguat, dan indikator RSI netral menguat.

UNTR

Buy On Weakness

Saham UNTR diperkirakan bergerak dalam rentang Rp 28.700 – 29.775 setelah volume transaksi stabil di bawah rata-rata, indikator MACD negatif melemah, indikator Stochastic oversold, dan indikator RSI oversold.

INDF

Trading Buy

Saham INDF diperkirakan bergerak dalam rentang Rp 6.775 – 7.050, menyusul volume transaksi meningkat di atas rata-rata, indikator MACD negatif konsolidasi, indikator Stochastic netral menguat menuju overbought, serta indikator RSI netral menguat menuju overbought.


 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 26 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia