Jumat, 15 Mei 2026

Reliance Sekuritas: IHSG Bergerak Negatif, Ini Deretan Saham Berpotensi Naik

Penulis : Indah Handayani
23 Jun 2022 | 08:44 WIB
BAGIKAN
Investor menunjukkan pergerakan IHSG. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza
Investor menunjukkan pergerakan IHSG. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

JAKARTA, investor.id – Reliance Sekuritas memprediksi IHSG bergerak negatif pada perdagangan Kamis (23/6/2022). IHSG diperkirakan akan bergerak di rentang 6.930- 7.005. Ini deretan saham berpotensi naik, salah satunya STAA.

Reliance Sekuritas mengatakan, IHSG diperkirakan akan bergerak negatif. Meski demikian, para investor akan memperhatikan tingkat suku bunga yang akan dipatok oleh Bank Indonesia pada hari ini, yang mana secara konsensus menetapkan akan bergerak naik sebesar 25 bps. “Memiliki peluang untuk bergerak positif setelahnya karena mata uang Rupiah diperkirakan akan menguat,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Kamis (23/6/2022).

IHSG kembali bergerak negatif pada perdagangan kemarin ditutup di level 6.984,31 (0,85%). Pelemahan disebabkan karena hasil rilis inflasi di beberapa negara maju seperti Kanada dan Inggris yang masih tinggi meskipun tingkat suku bunga disana sudah dinaikkan, sehingga menyebabkan kekhawatiran investor mengenai resesi ekonomi.

ADVERTISEMENT

Sektor-sektor yang menyebabkan pelemahan indeks kemarin yaitu sektor industri dasar (1,71%), sektor keuangan (1,45%), dan sektor teknologi (1,22%). Investor asing tercatat membukukan net sell sebesar Rp 225,59 miliar, dengan saham-saham yang paling banyak dijual yaitu: BBRI, ANTM, BBNI.

Reliance Sekuritas menjelaskan, saat ini IHSG membentuk candle hitam yang membuat IHSG kembali diperdagangkan dibawah level 7.000 serta ditutup di bawah MA 5 dan MA 80. Hal ini dapat mengindikasikan pelemahan kembali untuk IHSG yang juga didukung oleh indikator stochastic yang kembali mengalami dead cross.

“Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu STAA, ICBP, PTBA, CPIN, AMRT, INDF, AGII,” tambah Reliance Sekuritas.

Kemudian dari bursa AS, penurunan kembali menyerang indeks-indeks, pasalnya chairman The Fed mengatakan bahwa beliau berkomitmen penuh untuk mengendalikan inflasi walaupun berpotensi menjadi resesi. Sedangkan, bursa Asia diperdagangkan di zona hijau pada perdagangan pagi hari ini, indeks Nikkei menguat 0,7%, dan indeks Kospi menguat 0,3% pada saat laporan ini ditulis.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia