IHSG Dibuka Turun 0,08%
JAKARTA, investor.id – Ditutup melemah sebesar 59 poin (0,85%) ke level 6.984, IHSG dibuka turun pada perdagangan sesi I, Kamis (23/6/2022). IHSG jatuh 5,92 poin (0,08%) di level 6.978,3. Pada awal-awal perdagangan, IHSG bergerak mixed pada rentang 6.970-6.985.
Tercatat sebanyak 728,72 miliar saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 287,97 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 36.315 kali transaksi. Sebanyak 172 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikkan, 131 saham terkoreksi, dan 202 saham stagnan.
Saham Wall Street berakhir dengan kerugian moderat pada Rabu (23/6) dipicu penurunan harga minyak, sementara Gubernur Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell mengakui kenaikan suku bunga dapat menyebabkan resesi.
Perdagangan dimulai lebih rendah dan sempat didorong ke wilayah positif untuk sementara waktu setelah Powell mengulangi perlunya melawan inflasi. Tetapi ia menambahkan bahwa resesi tentu saja merupakan kemungkinan di tengah kenaikan suku bunga yang sedang berlangsung.
Kekhawatiran penurunan yang disampaikannya adalah pendorong pasar minyak, yang turun tajam. Langkah ini telah membantu harga bensin mundur sedikit dalam beberapa hari terakhir dari rekor tertingginya.
Dow Jones Industrial Average turun 0,2% menjadi berakhir pada level 30.483,13. S&P 500 berbasis luas turun 0,1% menjadi ditutup pada 3.759,89, sedangkan Nasdaq Composite Index yang kaya teknologi turun 0,2% menjadi 11.053,10.
Saham di Asia Pasifik dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis (23/6) karena investor terus memantau kekhawatiran resesi. Di pasar Jepang, kontrak berjangka Nikkei di Chicago berada di level 26.135, menunjuk ke pembukaan yang lebih rendah dibandingkan dengan penutupan terakhir Nikkei 225 di level 26.149,55.
Di Australia, SPI berjangka berada di 6.412, lebih rendah dari penutupan terakhir S&P ASX 200 di 6.508,5. Dalam data ekonomi, Singapura akan merilis angka inflasi pada Kamis.
Prediksi Analis
Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG berpeluang rebound jika bertahan di atas 6.980 pada Kamis (23/6/2022). IHSG diperkirakan akan berada di level resistance 7.050, pivot 7.000, dan support 6.950. INDF hingga BJBR jadi saham pilihannya.
Phintraco Sekuritas menjelaskan, IHSG menutup gap ke 6.976, sejalan dengan pelemahan Rabu (22/6/2022). Potensi rebound, kembali uji level psikologis 7.000 hingga resistance 7.050, jika bertahan di atas 6.980 di Kamis (23/6/2022). “Stochastic RSI yang cenderung bergerak naik dari oversold area mendukung proyeksi rebound tersebut,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Kamis (23/6/2022).
Phintraco Sekuritas menyebut, jelang pengumuman Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 24 Juni 2022, pelaku pasar cenderung kembali ke saham-saham defensif, terutama consumer related. Hal ini turut dipicu petunjuk bahwa BI diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan mengingat inflasi dinilai masih relatif rendah.
Dari eksternal, Phintraco Sekuritas mengatakan pelaku pasar cenderung merespon negatif kenaikan inflasi Inggris ke 9,1% yoy di Mei 2022. Angka itu merupakan level tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Kekhawatiran penurunan demand terhadap komoditas material dasar dan energi kembali meningkat.
“Saham-saham yang menjadi saham pilihan di Kamis (23/6/2022), diantaranya INDF, SIDO, CPIN, AMRT, LINK, MNCN dan BJBR,” tutup Phintraco Sekuritas.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






