Jumat, 15 Mei 2026

Saratoga (SRTG) Borong Saham Merdeka Gold (MDKA) Rp 1,47 Triliun

Penulis : Zsazya Senorita
24 Jul 2022 | 19:07 WIB
BAGIKAN
Proyek Emas Tujuh Bukit. (Foto: PT Merdeka Copper Gold Tbk)
Proyek Emas Tujuh Bukit. (Foto: PT Merdeka Copper Gold Tbk)

JAKARTA, investor.id – PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) membeli sebanyak 351,26 juta saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Nilai transaksi mencapai Rp 1,47 triliun.

“Sebagai perusahaan investasi aktif, Saratoga selalu melihat peluang-peluang investasi secara maksimal. Sejalan dengan hal ini, Saratoga telah melakukan penambahan kepemilikan saham (MDKA) sebesar 1,46%,” kata Head of Corporate Communications Saratoga Investama Sedaya Catharina Latjuba kepada Investor Daily, Minggu (24/7/2022).

Sementara itu, dalam surat yang ditujukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 22 Juli 2022, Saratoga menginformasikan bahwa jumlah saham MDKA yang saat ini dimiliki perseroan adalah 4,42 miliar saham. Jumlah ini setara 18,34% jumlah saham MDKA, sehingga kepemilikan Saratoga naik dari sebelumnya 16,88% atau sekitar 4,07 miliar saham.

ADVERTISEMENT

Pembelian saham dilakukan dalam beberapa tahapan transaksi, yakni dari 15 Juli sampai 20 Juli 2022 dan dimulai dari harga Rp 3.350 per saham sampai Rp 4.200 per saham. Transaksi tersebut untuk tujuan investasi dan status kepemilikan saham secara langsung.

Lebih rinci, Saratoga membeli 174,8 juta saham MDKA seharga Rp 4.200 per saham pada 15 Juli 2022. Jumlah ini setara 0,72% total saham MDKA dengan transaksi Rp 734,2 miliar. Selanjutnya, perusahaan investasi tersebut membeli 570.000 saham MDKA seharga Rp 3.350-3.500 per saham dengan total transaksi Rp 1,92 triliun pada 19 Juli 2022.

Transaksi paling besar dilakukan pada 20 Juli 2022. Saratoga membeli 175,8 juta saham MDKA dengan harga Rp 3.400-4.200 per saham sehingga total transaksi hari itu menjadi Rp 737,87 miliar. Dari tiga transaksi tersebut, kepemilikan saham MDKA oleh Saratoga naik 1,45% dari total saham MDKA.

“Aksi korporasi tersebut adalah bagian dari strategi Saratoga untuk dapat mendukung dan turut berpartisipasi dalam pertumbuhan MDKA ke depan. Seperti diberitakan sebelumnya, MDKA sedang menggarap beberapa proyek strategis termasuk pengembangan rantai pasokan bahan baku baterai untuk kendaraan listrik,” jelas Chatarina.

Hal itu didukung dengan bergabungnya Contemporary Amperex Technology Co Ltd (CATL) sebagai mitra strategis dengan kepemilikan 5% di MDKA, dimana CATL adalah produsen baterai terbesar di dunia. Selain itu, MDKA juga telah mengakuisisi proyek tambang nikel yang merupakan salah satu aset nikel terbesar di dunia dari jumlah cadangan.

“Saratoga terus berkomitmen untuk dapat mengembangkan sekaligus memperkuat usahanya di sektor-sektor baru yang dapat menjadi pendorong utama dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” tandas Catharina.

Sebagai gambaran singkat kinerja perseroan, Saratoga berhasil mencatat net asset value (NAV) sebesar Rp 60,9 triliun pada kuartal I-2022. NAV perseroan tersebut tumbuh 89% dibandingkan kuartal I-2021 (yoy) sebesar Rp 32,2 triliun dan lebih tinggi daripada NAV Saratoga di akhir tahun 2021 sebesar Rp 56,3 triliun.

Saratoga juga mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham sebesar Rp 3,6 triliun, naik 208% (yoy) yang sebagian besar adalah kenaikan nilai portofolio yang belum direalisasikan.

Presiden Direktur Saratoga Michael William P Soeryadjaja menjelaskan, nilai pasar sejumlah portofolio investasi perseroan terus melanjutkan penguatan seperti yang terjadi sejak semester II-2021. Kenaikan harga saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menjadi katalis utama kenaikan NAV perseroan pada tiga bulan pertama tahun ini.

“Pada kuartal I-2022 Saratoga memperoleh pendapatan dividen sebesar Rp 141 miliar dari PT Provident Agro Tbk (PALM) dan Deltomed. Kinerja positif perseroan di awal tahun ini menunjukkan bahwa strategi investasi Saratoga di sektor-sektor kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat optimal,” ungkap Michael, belum lama ini.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia