Jumat, 15 Mei 2026

Kalbe (KLBF) Perbesar Buyback Saham Jadi Rp 750 Miliar

Penulis : Yunia Rusmalina
2 Aug 2022 | 21:00 WIB
BAGIKAN
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id – PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menambah alokasi pembelian kembali (buyback) saham menjadi Rp 750 miliar dari sebelumnya Rp 500 miliar. Aksi korporasi ini dilakukan pada 20 Mei–19 Agustus 2022.

"Perkiraan nilai nominal saham yang akan dibeli kembali bertambah dari maksimum Rp 500 miliar menjadi maksimum sebesar Rp 750 miliar. Sedangkan untuk jumlah saham akan bertambah dari perkiraan jumlah saham maksimum 312,5 juta saham menjadi jumlah maksimum 468,75 juta saham," kata Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius dalam keterangan tertulis, Selasa (2/8/2022).

Vidjongtius mengungkapkan, pembelian saham akan dilakukan pada harga maksimum Rp 1.700 per saham. Besaran tersebut tidak berubah dari rencana semula.

ADVERTISEMENT

"Pembelian kembali saham dilakukan menggunakan dana internal kas perseroan. Dampak penurunan pendapatan bunga terhadap performa laba per saham perseroan diperkirakan sebesar 0,5%," ujar Vidjongtius.

Pembelian kembali saham, menurut Vidjongtius, dilaksanakan melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia. Untuk itu, perseroan akan menggunakan jasa dari perantara pedagang efek.

"Pembelian kembali saham diharapkan dapat menstabilkan harga dalam kondisi pasar yang fluktuatif, serta memberikan keyakinan kepada investor atas nilai saham perseroan secara fundamental," ujar dia.

Aksi buyback, kata Vidjongtius, juga memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam mengelola modal jangka panjang, di mana saham treasuri dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai optimal jika KLBF memerlukan penambahan modal.

Baru-baru ini, Kalbe Farma mengumumkan pembelian 80% saham PT Aventis Pharma dari Sanofi Aventis Participations dan Hoechst GMBH. Akuisisi tersebut ditandai dengan penandatangangan Perjanjian Jual Beli Saham (Share Purchase Agreement/SPA) antara Sanofi Aventis Participations dan Hoechst GMBH sebagai penjual, serta PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) sebagai pembeli, pada 22 Juli 2022.

Dalam SPA tersebut diputuskan bahwa KLBF akan memiliki 80% saham Aventis Pharma, termasuk fasilitas produksi yang berlokasi di Jakarta, aset dan hak distribusi, serta pemasaran obat resep dan vaksin Sanofi di Indonesia. Pengalihan kepemilikan di Aventis Pharma ini akan efektif pada kuartal IV-2022.

Vidjongtius mengatakan, langkah strategis ini akan menghadirkan produk-produk yang selaras dengan portofolio Kalbe, terutama di kelas terapi fokus, seperti diabetes dan kardiovaskular, serta akses ke vaksin sebagai bagian dari strategi pertumbuhan Kalbe. Kalbe menyambut baik kolaborasi strategis ini dengan Sanofi sebagai perusahaan kesehatan global yang inovatif dengan penetrasi pasarnya yang kuat di Indonesia.

“Kalbe percaya bahwa kesepakatan ini menjadi tonggak positif dalam memperkuat posisi Kalbe di pasar farmasi Indonesia, dan untuk menyediakan akses obat-obatan yang berkelanjutan bagi Indonesia,” ujar Vidjongtius.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 46 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 48 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia