Gantikan Kreditur Sebelumnya, Merdeka Copper (MDKA) Beri Merdeka Battery Pinjaman Jumbo
JAKARTA, investor.id – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sepakat untuk menyediakan dana pinjaman US$ 225 juta kepada PT Merdeka Battery Materials atau MBM (sebelumnya dikenal sebagai PT Hamparan Logistik Nusantara).
“Berdasarkan perjanjian, perseroan sepakat untuk menyediakan dana pinjaman sejumlah US$ 225.000.000 (transaksi) yang bertujuan agar perseroan menggantikan kedudukan pemberi pinjaman awal atas sebagian komitmen penerima pinjaman awal berdasarkan perjanjian fasilitas awal serta antara lain mendanai modal kerja umum grup MBM (tujuan transaksi),” jelas keterbukaan informasi MDKA dikutip Rabu (3/8/2022).
Manajemen MDKA, dalam keterbukaan informasi tersebut, menjelaskan bahwa MBM merupakan perusahaan terkendali yang sahamnya dimiliki MDKA secara tidak langsung melalui PT Merdeka Energi Nusantara (sebelumnya bernama PT Batutua Tambang Abadi) sebesar 55,26%. MBM melakukan kegiatan usaha aktivitas perusahaan holding serta aktivitas konsultasi manajemen lainnya. Adapun transaksi dilakukan agar MBM dapat melakukan pembayaran yang dibutuhkan untuk melaksanakan tujuan transaksi.
Terhadap komitmen yang diberikan, jelas manajemen MDKA, MBM dikenakan bunga sebesar jumlah dari tingkat suku bunga acuan majemuk, dan margin senilai 4,25% per tahun.
Adapun MDKA akan diberikan margin tambahan senilai 2,5% yang hanya akan diterapkan untuk bagian pinjaman yang diberikan oleh perseroan serta akan diakumulasikan dan dibayarkan oleh MBM pada tanggal jatuh tempo berdasarkan perjanjian (30 September 2026 atau tanggal lain sebagaimana diatur dalam perjanjian).
Baca Juga:
Anak Usaha ASII, Astra Digital Jual Merek Dagang Aplikasi Movic ke Perusahaan Bentukan ToyotaSampai dengan tanggal keterbukaan informasi yang dikeluarkan oleh MDKA, perseroan tidak akan menjadi penerima dari jaminan, pertanggungan, atau dukungan kredit lainnya yang disediakan oleh MBM berdasarkan perjanjian.
Lebih lanjut, sifat dan hubungan afiliasi, yakni terdapat beberapa anggota dewan komisaris dan direksi MBM yang juga menjabat sebagai direksi MDKA.
Selain Merdeka Energi Nusantara, saham MBM dipegang oleh PT Prima Puncak Mulia 15,4%, Winato Kartono 8,6%, PT Prima Langit Nusantara 5,6%, Hardi Wijaya Lion 3,7%, Garibaldi Thohir 4,8%, Edwin Soeryadjaya 2,9%, Phillip Suwardi Purnama 3,3%, Agus Superiadi 0,3%, dan Trifena 0,1%.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






