Jumat, 15 Mei 2026

Chandra Asri (TPIA) Beli Bus Listrik dari Perusahaan Bentukan Moeldoko

Penulis : Thresa Sandra Desfika
8 Aug 2022 | 10:29 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi bus listrik produk PT Mobil Anak Bangsa, perusahaan yang dibentuk oleh Moeldoko. (Foto: Perseroan)
Ilustrasi bus listrik produk PT Mobil Anak Bangsa, perusahaan yang dibentuk oleh Moeldoko. (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – Berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon serta mendukung industri kendaraan listrik (electronic vehicle/EV) dalam negeri, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) membeli dan akan mengoperasikan dua unit bus listrik keluaran PT Mobil Anak Bangsa (MAB).

Bus Listrik tipe MD 12-E NF City yang akan digunakan sebagai kendaraan operasional bagi karyawan memiliki daya tempuh hingga 250 kilometer per sekali pengisian daya dan tidak memiliki emisi gas buang langsung sehingga lebih ramah lingkungan.

Penggunaan dua armada bus listrik ini dapat memotong konsumsi solar hingga 13.776 liter per tahun sehingga mereduksi emisi hingga 2.070 metrik kg karbondioksida (CO2e).

ADVERTISEMENT

Selain itu, dengan mengoperasikan bus listrik dari MAB ini, Chandra Asri dapat memangkas 25,1 metrik kg karbon monoksida (CO), dan menghilangkan keluaran limbah B3 berupa oli bekas. Pembelian dua unit bus listrik MAB ini sejalan dengan komitmen Chandra Asri terhadap penerapan environment, social, & governance (ESG) dari aspek lingkungan untuk penghematan konsumsi energi dan pengurangan emisi karbon.

Pembelian dua unit bus listrik MAB dilakukan secara resmi melalui penandatanganan yang berlangsung pada Juli 2022 lalu di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022.

Prosesi penandatanganan pembelian diwakili oleh Direktur Human Resources & Corporate Affairs Chandra Asri Suryandi; Direktur Legal, External Affairs & Circular Economy Chandra Asri Edi Rivai; Direktur Utama MAB Kelik Irwantono; dan disaksikan oleh founder MAB Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.

Suryandi mengatakan, Chandra Asri bangga dapat bekerja sama dengan Mobil Anak Bangsa dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan target mengurangi emisi karbon sebesar 29% di tahun 2030 sekaligus mempercepat penggunaan kendaraan listrik dalam negeri.

“Pengoperasian bus listrik dari MAB ini juga merupakan investasi bagi perseroan karena dapat memberikan efisiensi dari segi biaya operasional. Program ini juga merupakan bagian dari inisiatif keberlanjutan Chandra Asri, di mana sebelumnya kami telah mengoperasikan 53 unit E-Forklift dan memanfaatkan panel surya sebagai pasokan alternatif listrik di warehouse untuk mengurangi emisi karbon di operasional kami,” ungkap Suryandi dalam keterangan resmi, Senin (8/8/2022).

Direktur Utama MAB Kelik Irwantono menyampaikan, pembelian dua unit bus listrik MAB hasil karya Bangsa Indonesia ini merupakan bentuk dukungan Chandra Asri terhadap hasil karya bangsa sendiri sekaligus kontribursi perseroan terhadap pengurangan emisi karbon.

“MAB akan terus berkomitmen mengembangkan produk-produk kendaraan listrik, termasuk menghasilkan produk kendaraan listrik yang berkualitas untuk Indonesia yang semakin ramah lingkungan,” sebut Kelik.

Chandra Asri juga telah melakukan pengujian performa untuk mengkaji keamanan dan kenyamanan armada bus listrik. Hasilnya, bus EV besutan dalam negeri ini memiliki fitur keamanan yang sangat memadai dan sesuai dengan standar keselamatan kerja Chandra Asri.

Bus Listrik MAB dilengkapi dengan teknologi Driver Safety Monitoring (DSM) yang dapat memberikan driver behavior analysis untuk memantau perilaku pengemudi, serta teknologi TAM Fleet yang bisa memberikan peringatan jika kendaraan melaju melewati batas kecepatan.

Bus Listrik tipe MD 12-E NF City dari MAB memiliki kapasitas 51 tempat duduk dan direncanakan resmi beroperasi di Chandra Asri pada Januari 2023 mendatang. Untuk mempersiapkan kehadiran armada bus, perseroan kini tengah mengkaji lokasi Pabrik Chandra Asri di Cilegon untuk menentukan lokasi fasilitas pengisian daya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 48 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia