Menu
Sign in
@ Contact
Search
Proyek Emas Tujuh Bukit. (Foto: PT Merdeka Copper Gold Tbk)

Proyek Emas Tujuh Bukit. (Foto: PT Merdeka Copper Gold Tbk)

Merdeka Gold (MDKA) Banyak Aksi Korporasi, Kini Tawarkan Obligasi Rp 4 Triliun

Jumat, 12 Agustus 2022 | 22:30 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) belakangan ini banyak melakukan aksi korporasi, mulai dari rights issue, akuisisi, hingga menggaet mitra strategis. Tak cukup sampai di situ, MDKA kini menerbitkan obligasi Rp 4 triliun melalui penawaran umum berkelanjutan (PUB) III tahap III tahun 2022.

Penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari PUB III senilai total Rp 9 triliun. Adapun PUB III tahap III yang sebesar Rp 4 triliun ditawarkan dalam tiga seri obligasi.

Seri A sebesar Rp 1,4 triliun dengan bunga 5,5% per tahun dan tenor tiga tahun. Seri B senilai Rp 1,7 triliun dengan bunga 8,25% dan tenor tiga tahun. Seri C sebesar Rp 797 miliar dengan bunga 9,5% per tahun dan tenor lima tahun.

Merdeka Copper Gold akan menggunakan 38% dana hasil emisi obligasi tersebut untuk melunasi obligasi berkelanjutan II tahap II sebesar Rp 1,5 triliun, yang akan jatuh tempo pada 25 November 2022.

Baca juga: Antam (ANTM) dan CNGR Mau Bangun Kawasan Industri, Demi Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik

"Kemudian, sekitar 37% dialokasikan untuk pembayaran seluruh pokok utang yang timbul berdasarkan perjanjian fasilitas bergulir sebesar US$ 100 juta, yang akan dibayarkan kepada para kreditur melalui UOB Ltd sebagai agen," jelas manajemen Merdeka Copper Gold dalam keterangan resmi, Jumat (12/8/2022).

Lebih lanjut, sekitar 19% akan dipakai oleh anak usaha perseroan, PT Bumi Suksesindo (BSI), untuk membayar seluruh pokok utang yang timbul berdasarkan perjanjian fasilitas kredit bergulir sebesar US$ 50 juta, yang akan dibayarkan kepada para kreditur melalui HSBC sebagai agen fasilitas.

Sisanya 4% akan digunakan BSI untuk membayar sebagian pokok utang yang timbul berdasarkan perjanjian lindung nilai ING Bank di setiap tanggal jatuh tempo yang berturut-turut pada 26 Oktober 2022 sebesar US$ 5,5 juta dan 30 November 2022 sebesar US$ 5,4 juta yang akan dibayarkan kepada ING Bank NV.

"Lalu, sebesar 2% akan digunakan BSI untuk mendanai sebagian kebutuhan belanja modal yang timbul dari kegiatan eksplorasi Proyek Tembaga Tujuh Bukit," jelas manajemen.

Baca juga: Harga Jual Nikel Tetap Tinggi, Berikut Rekomendasi Saham Vale (INCO)

Sesuai rencana, MDKA akan melangsungkan penawaran umum obligasi pada 25-29 Agustus 2022, penjatahan dilaksanakan pada 30 September 2022, pengembalian uang pemesanan dan distribusi obligasi secara eletktronik pada 1 September 2022. Selanjutnya, pencatatan obligasi di BEI dijadwalkan pada 2 September 2022.

MDKA menunjuk PT Indo Premier Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, PT UOB Kay Hian Sekuritas, dan PT Aldiracita Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi dan penjamin emisi obligasi. Sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dipercaya sebagai wali amanat.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com