Jumat, 15 Mei 2026

Isyarat OPEC+ Pangkas Produksi, Dongkrak Minyak Kembali Bullish

Penulis : Indah Handayani
23 Aug 2022 | 11:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga minyak
Sumber: Antara
Ilustrasi harga minyak Sumber: Antara

JAKARTA, investor.id - Tim Research and Development ICDX mengatakan, harga minyak pagi ini terpantau bergerak bullish didorong oleh sentimen dari isyarat OPEC+ untuk melakukan pemangkasan produksi. Serta, ditambah dengan ancaman krisis energi di Eropa yang berpotensi semakin memburuk. Meski demikian, perkembangan positif negosiasi nuklir Iran membatasi pergerakan harga lebih lanjut.

Tim Research and Development ICDX menjelaskan, OPEC dan sekutunya siap untuk melakukan pemangkasan produksi dalam upaya mengatasi penurunan harga minyak baru-baru ini yang didorong oleh likuiditas pasar berjangka yang buruk dan kekhawatiran ekonomi makro, sementara dari sisi pasokan minyak mentah global secara fisik sangat ketat, ungkap Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman pada hari Senin. Abdulaziz juga menyatakan bahwa OPEC+ bertekad untuk membuat kesepakatan baru yang lebih efektif dari sebelumnya, setelah menyaksikan volatilitas berbahaya baru-baru ini mengganggu fungsi dasar pasar dan merusak stabilitas pasar minyak.

“Pernyataan dari Abdulaziz tersebut semakin menguatkan potensi OPEC+ untuk memperketat produksi ketika bertemu lagi pada 5 September nanti,” tulis Tim Research and Development ICDX dalam risetnya, Selasa (23/8/2022).

ADVERTISEMENT

Tim Research and Development ICDX menambahkan, kerusakan pada sistem pipa milik CPC (Caspian Pipeline Consortium) yang berpotensi memperparah krisis energi di Eropa juga turut mendukung pergerakan harga minyak lebih lanjut. CPC pada hari Senin mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk mengganti suku cadang pada dua jalur pipa yang terkena dampak dan sedang mencari vendor untuk melaksanakan pekerjaan tersebut. Namun, pihak CPC tidak merinci batas waktu untuk proses perbaikan tersebut.

“Dua sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan bahwa satu jalur pipa yang masih aktif hanya dapat memasok kurang dari 70% kapasitas normal, sehingga permintaan pemuatan minyak harus dikurangi,” tambah Tim Research and Development ICDX.

Sementara itu, Tim Research and Development ICDX menambahkan AS menolak tuduhan dari Iran terkait penundaan proses untuk mencapai kesepakatan nuklir, dan menegaskan bahwa pihaknya sedang bekerja secepat mungkin untuk memberikan tanggapan atas usulan proposal yang diajukan oleh Uni Eropa (UE), ungkap juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price pada hari Senin.

Kepala kebijakan luar negeri UE, Josep Borrell pada hari Senin optimis bahwa AS akan memberikan respon positif pada awal minggu ini, terlebih setelah Iran memberikan tanggapan yang masuk akal atas usulan proposal dari UE itu. Perkembangan situasi tersebut sekaligus meningkatkan potensi Iran untuk kembali memasok minyak ke pasar global dalam kapasitas normal.

Untuk indikator dalam waktu dekat yang dipantau oleh pasar adalah rilisnya laporan stok minyak AS dari grup industri American Petroleum Institute (API) pada hari Selasa pukul 16:30 waktu setempat. Laporan API tersebut akan menjadi gambaran awal untuk melihat arah permintaan pasar, sebelum dirilisnya laporan stok versi pemerintah pada Rabu malam.

“Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level US$ 95 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level US$ 85 per barel,” tutup Tim Research and Development ICDX.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 26 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia