NIM Lebih Tinggi, Sekuritas Ini Revisi Naik Target Harga Saham BBNI
JAKARTA, Investor.id - Target harga saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI direvisi naik menjadi Rp 11.000 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Revisi naik target harga BBNI mempertimbangkan dinaikkannya estimasi laba bersih perseroan tahun ini.
Mandiri Sekuritas merevisi naik target laba bersih BNI tahun ini dari Rp 15,75 triliun menjadi Rp 16,32 triliun. Sebaliknya proyeksi pendapatan bunga bersih direvisi turun dari Rp 41,32 triliun menjadi Rp 40,40 triliun. Begitu juga dengan perkiraan PPOP direvisi turun dari Rp 33,6 triliun menjadi Rp 32,48 triliun.
Tim riset Mandiri Sekuritas menyebutkan, revisi naik target laba bersih BNI menggambarkan margin bunga bersih (NIM) lebih tinggi dan biaya kredit lebih rendah pada paruh kedua tahun ini.
“Berdasarkan hasil pembicaraan dengan manajemen BNI (BBNI) terungkap fokus perseroan beralih ke transaction banking, dibandingkan kualitas aset,” tulisnya riset harian tersebut.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






