Jumat, 15 Mei 2026

NIM Lebih Tinggi, Sekuritas Ini Revisi Naik Target Harga Saham BBNI

Penulis : Parluhutan Situmorang
23 Aug 2022 | 13:42 WIB
BAGIKAN
Kepala Eksekutif LPS Lana Soelistianingsih dan Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies dalam penyerahan penghargaan BNI sebagai Bank Terinovatif Dalam Implementasi KEJAR di Smesco, Jakarta, Selasa (23/8/2022).
Kepala Eksekutif LPS Lana Soelistianingsih dan Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies dalam penyerahan penghargaan BNI sebagai Bank Terinovatif Dalam Implementasi KEJAR di Smesco, Jakarta, Selasa (23/8/2022).

JAKARTA, Investor.id - Target harga saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI direvisi naik menjadi Rp 11.000 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Revisi naik target harga BBNI mempertimbangkan dinaikkannya estimasi laba bersih perseroan tahun ini.

Mandiri Sekuritas merevisi naik target laba bersih BNI tahun ini dari Rp 15,75 triliun menjadi Rp 16,32 triliun. Sebaliknya proyeksi pendapatan bunga bersih direvisi turun dari Rp 41,32 triliun menjadi Rp 40,40 triliun. Begitu juga dengan perkiraan PPOP direvisi turun dari Rp 33,6 triliun menjadi Rp 32,48 triliun.

Tim riset Mandiri Sekuritas menyebutkan, revisi naik target laba bersih BNI menggambarkan margin bunga bersih (NIM) lebih tinggi dan biaya kredit lebih rendah pada paruh kedua tahun ini.

ADVERTISEMENT

“Berdasarkan hasil pembicaraan dengan manajemen BNI (BBNI) terungkap fokus perseroan beralih ke transaction banking, dibandingkan kualitas aset,” tulisnya riset harian tersebut.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 37 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia