Jumat, 15 Mei 2026

Laba Bersih Adaro (ADRO) Melambung 613%

Penulis : Thresa Sandra Desfika
30 Aug 2022 | 08:17 WIB
BAGIKAN
PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO). (Foto: Perseroan)
PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) membukukan pendapatan usaha US$ 3,54 miliar sepanjang semester I-2022. Angka itu melesat hampir 127% dari periode yang sama tahun lalu dengan raihan US$ 1,56 miliar.

Dalam laporan keuangannya, perseroan mencatatkan capaian laba periode berjalan di semester pertama tahun ini sebanyak US$ 1,34 miliar, melambung 610% dari semester I-2021 yang sebanyak US$ 189,29 juta.

Sedangkan, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$ 1,21 miliar di enam bulan awal 2022, naik jauh 613% dari capaian semester pertama tahun lalu di US$ 169,96 juta.

ADVERTISEMENT

Adaro mencatatkan beban pokok pendapatan di semester I-2022 sebesar US$ 1,52 miliar, naik dari semester I-2021 yang sebesar US$ 1,06 miliar.

Laba bruto perseroan hingga 30 Juni 2022 adalah US$ 2,02 miliar. Sementara, di periode yang sama tahun lalu nilainya hanya US$ 499,22 juta.

Perseroan membukukan beban usaha US$ 143,09 juta dan pendapatan lain-lain (neto) US$ 9,19 juta sehingga laba usaha mencapai US$ 1,89 miliar di semester I-2022. Lebih besar dari semester I-2021 di US$ 348,33 juta.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia