Laba Bersih Adaro (ADRO) Melambung 613%
JAKARTA, investor.id – PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) membukukan pendapatan usaha US$ 3,54 miliar sepanjang semester I-2022. Angka itu melesat hampir 127% dari periode yang sama tahun lalu dengan raihan US$ 1,56 miliar.
Dalam laporan keuangannya, perseroan mencatatkan capaian laba periode berjalan di semester pertama tahun ini sebanyak US$ 1,34 miliar, melambung 610% dari semester I-2021 yang sebanyak US$ 189,29 juta.
Sedangkan, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$ 1,21 miliar di enam bulan awal 2022, naik jauh 613% dari capaian semester pertama tahun lalu di US$ 169,96 juta.
Adaro mencatatkan beban pokok pendapatan di semester I-2022 sebesar US$ 1,52 miliar, naik dari semester I-2021 yang sebesar US$ 1,06 miliar.
Laba bruto perseroan hingga 30 Juni 2022 adalah US$ 2,02 miliar. Sementara, di periode yang sama tahun lalu nilainya hanya US$ 499,22 juta.
Perseroan membukukan beban usaha US$ 143,09 juta dan pendapatan lain-lain (neto) US$ 9,19 juta sehingga laba usaha mencapai US$ 1,89 miliar di semester I-2022. Lebih besar dari semester I-2021 di US$ 348,33 juta.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






