Kamis, 14 Mei 2026

Pendapatan Wika Beton (WTON) Tembus Rp 1,85 T, Labanya Melesat

Penulis : Thresa Sandra Desfika
30 Aug 2022 | 10:14 WIB
BAGIKAN
PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON). (Foto: Perseroan)
PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau Wika Beton membukukan pendapatan usaha senilai Rp 1,85 triliun pada semester I-2022, meningkat 46,82% dari realisasi periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 1,26 triliun.

Dalam laporan keuangannya, perseroan mencatatkan laba bersih periode berjalan Rp 60,29 miliar pada semester pertama tahun ini. Angka itu melesat 68,6% dari paruh pertama tahun lalu di Rp 35,76 miliar.

Beban pokok pendapatan WTON tercatat Rp 1,68 triliun di enam bulan awal tahun ini, lebih besar dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 1,18 triliun.

ADVERTISEMENT

Alhasil, WTON membukukan laba kotor senilai Rp 169,71 miliar sepanjang periode 1 Januari-30 Juni 2022, berbanding jauh dari periode yang sama tahun lalu dengan raihan Rp 74,65 miliar.

Sedangkan, jumlah beban usaha perseroan sebanyak Rp 48,26 miliar pada semester I-2022, dengan laba usaha Rp 121,45 miliar. Sementara, pada semester I-2021, laba usaha perseroan tercatat senilai Rp 14,99 miliar.

Liabilitas perseroan hingga 30 Juni 2022 menurun jadi Rp 4,95 triliun. Sedangkan, hingga 31 Desember 2021, jumlahnya masih sebesar Rp 5,48 triliun.

Aset perseroan per 30 Juni 2022 sebanyak Rp 8,44 triliun, turun dari data per 31 Desember 2021 yang sebanyak Rp 8,93 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia