Jumat, 15 Mei 2026

Target Harga Fantastis, Saatnya Serok Saham Bank Jago (ARTO)?

Penulis : Parluhutan Situmorang
30 Aug 2022 | 11:19 WIB
BAGIKAN
Nasabah mendapatkan pelayanan di Kantor Bank Jago (ARTO) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Nasabah mendapatkan pelayanan di Kantor Bank Jago (ARTO) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, Investor.id - Meski harga saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) telah turun signifikan sepanjang Agustus 2022 hingga mencapai 22%, Mandiri Sekuritas tetap mempertahankan rekomendasi beli saham ARTO dengan target harga Rp 18.000.

Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, harga saham ARTO bergerak pada kisaran Rp 8.050-8.375. Dengan demikian, saham ARTO masih menyimpan potensi cuan yang fantastis, lebih dari 100%.   

Mandiri Sekuritas dalam riset harian menyebutkan, Bank Jago menunjukkan pertumbuhan yang baik hingga Juli 2022 dengan raihan laba bersih Rp 33 miliar. “Keuntungan tersebut didorong penguatan aktivitas pengucuran kedit sebesar Rp 4,3 triliun. Sedangkan laba bersih perseroan pada Juli 2022 saja mencapai Rp 4 miliar atau bertambah dari Juni 2022 sebanyak Rp 222 miliar. Peningkatan laba ditopang oleh kenaikan pendapatan operasional bersamaan dengan penurunan biaya kredit,” tulis Mandiri Sekuritas.

ADVERTISEMENT

Target harga ARTO tersebut juga merefleksikan keberhasilan Bank Jago dalam mempertahankan sejumlah indikator, seperti CASA naik 26% pada Juli dibandingkan Juni 2022. Sedangkan NIM turun ke 9,3% pada Juli 2022 dibandingkan Juni 2022 sekitar 9,9%.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia