Perusahaan Ini Diguyur Rp 480 Miliar oleh Sinar Mas Multiartha (SMMA)
JAKARTA, investor.id – PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) memberikan pinjaman modal kerja kepada anak usahanya, yaitu PT Arthamas Solusindo, dengan mekanisme perpetual loan sebesar Rp 480 miliar. Aksi korporasi ini sesuai rencana penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap II Tahun 2022.
“Perpetual loan ini tidak memiliki fitur bunga pinjaman dan jangka yang tidak ditentukan, serta nantinya akan dicatatkan sebagai ekuitas perseroan (SMMA),” jelas Direktur Sinarmas Multiartha Dani Lihardja dalam keterangan tertulis, Kamis (8/9/2022).
Manajemen SMMA menyebutkan, jumlah pinjaman modal kerja tersebut melebihi 20% dari ekuitas perusahaan sehingga transaksi bersifat material. Laporan informasi atau fakta material keterbukaan informasi SMMA belum menunjukkan tanggal transaksi tersebut karena penyetoran dilakukan secara bertahap.
“Tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta penting terhadap perseroan, baik berupa dampak terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan dan proyeksi keuangan, hukum, maupun kelangsungan usaha perseroan,” papar Dani.
Dalam penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap II Tahun 2022, SMMA mencantumkan jumlah pokok sebesar Rp 1,84 triliun. Selain untuk modal anak perusahaan, hasil penerbitan obligasi itu juga rencananya dipakai melunasi Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multiartha Tahap I tahun 2020 dengan bunga tingkat tetap seri B, seta Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap I Tahun 2021 seri A senilai total Rp 562 miliar.
Sebelumnya, SMMA ikut menyuntikkan investasi ke platform digital DANA, yakni senilai US$ 25 juta atau sekitar Rp 371 miliar (kurs Rp 14.853 per dolar Amerika). Penyertaan modal ini direalisasikan melalui PT Elang Andalan Nusantara (EAN) yang menaungi PT Espay Debit Indonesia Koe, operator DANA.
“PT Sinar Mas Multiartha Tbk telah melakukan penyertaan modal (investasi) pada PT Elang Andalan Nusantara yang anak perusahaannya PT Espay Debit Indonesia Koe mengoperasikan DANA, suatu platform dompet elektronik di Indonesia dengan nilai Investasi berjumlah sebesar US$ 25 juta,” terang Dani, belum lama ini.
Dia menyatakan, transaksi tersebut tidak melebihi 20% ekuitas SMMA sehingga penyertaan modal yang dilaksanakan 10 Agustus 2022 ini tidak bersifat material.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler


