Menu
Sign in
@ Contact
Search
Salah satu fasilitas AKR Corporindo (AKRA). Foto: Investor Daily/Emral

Salah satu fasilitas AKR Corporindo (AKRA). Foto: Investor Daily/Emral

AKR (AKRA) Injek Modal Usaha Bahan Bakar Pesawat

Minggu, 11 Sep 2022 | 19:03 WIB
Zsazya Senorita (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) meningkatkan modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor pada anak usahanya, PT Anugerah Krida Retailindo (Akrida), sebesar Rp 25,5 miliar. Dengan demikian, modal Akrida tersebut menjadi Rp 656,32 miliar dari sebelumnya Rp 630,82 miliar.

Akrida bergerak di bidang pelayanan jasa terkait bandara, khususnya pengoperasian dan pemasaran bahan bakar pesawat terbang di Indonesia.

Baca juga: Xinyi Glass Masuk ke Kawasan Industri AKR (AKRA)-Pelindo

Akrida telah menandatangani akta peningkatan modal dasar serta modal ditempatkan dan modal disetor pada 7 September 2022. “Adapun peningkatan modal ditempatkan dan disetor Akrida sejumlah Rp 25,5 miliar diambil bagian serta disetor penuh seluruhnya oleh AKR,” jelas Direktur dan Corporate Secretary AKR Corporindo Suresh Vembu dalam keterangan tertulis, Minggu (11/9/2022).

Advertisement

Dana yang diperoleh Akrida akan digunakan untuk menunjang kegiatan usaha dan/atau permodalan anak-anak usahanya Akrida. Setelah penambahan modal tersebut, AKR menjadi pemilik 656.310 saham Akrida atau senilai total Rp 656,31 miliar, setara 99,99% saham Akrida. Sisanya 0,01% saham Akrida dimiliki PT AKR Niaga Indonesia sebanyak 10 saham atau senilai Rp 10 juta.

Baca juga: Blak-blakan Bos Garuda (GIAA), Dari Jumlah Pesawat hingga Kemampuan Perseroan 

“Transaksi ini bukan merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud dalam POJK No,17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, dan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan,” jelas Suresh.

Sementara itu, emiten berkode saham AKRA tersebut berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerja keuangan hingga semester I-2022. Lonjakan kinerja mendorong RHB Sekuritas Indonesia untuk mempertahankan rekomendasi beli saham AKRA dengan target harga direvisi naik dari Rp 1.180 menjadi Rp 1.350.

Laba bersih AKRA sepanjang semester I-2022 naik 73,6% menjadi Rp 955,46 miliar dari Rp 550,39 miliar pada periode sama tahun lalu. Peningkatan laba bersih sejalan dengan peningkatan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp 21,98 triliun dibandingkan semester I-2021 yang hanya Rp 10,59 triliun. AKRA juga membukukan pendapatan sewa Rp 126,19 miliar di enam bulan pertama tahun ini, naik tipis dari semester pertama tahun lalu Rp 113,65 miliar.

Baca juga: Chandra Asri (TPIA) dan LX International Jajaki Kerja Sama Proyek Berbahan Baku Terbarukan

“Realisasi laba bersih AKRA telah melampaui estimasi yang kami tetapkan. Lompatan tersebut mendorong manajemen AKRA untuk merevisi naik target perusahaan. Begitu juga dengan kami merevisi naik perkiraan kinerja perseroan,” tulis riset RHB Sekuritas Indonesia, baru-baru ini.

RHB Sekuritas merevisi naik target laba bersih AKRA tahun ini dari Rp 1,32 triliun menjadi Rp 1,511 triliun. Begitu juga dengan perkiraan pendapatan direvisi naik dari Rp 30,95 triliun menjadi Rp 37,49 triliun.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com