AKR (AKRA) Injek Modal Usaha Bahan Bakar Pesawat
JAKARTA, investor.id – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) meningkatkan modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor pada anak usahanya, PT Anugerah Krida Retailindo (Akrida), sebesar Rp 25,5 miliar. Dengan demikian, modal Akrida tersebut menjadi Rp 656,32 miliar dari sebelumnya Rp 630,82 miliar.
Akrida bergerak di bidang pelayanan jasa terkait bandara, khususnya pengoperasian dan pemasaran bahan bakar pesawat terbang di Indonesia.
Akrida telah menandatangani akta peningkatan modal dasar serta modal ditempatkan dan modal disetor pada 7 September 2022. “Adapun peningkatan modal ditempatkan dan disetor Akrida sejumlah Rp 25,5 miliar diambil bagian serta disetor penuh seluruhnya oleh AKR,” jelas Direktur dan Corporate Secretary AKR Corporindo Suresh Vembu dalam keterangan tertulis, Minggu (11/9/2022).
Dana yang diperoleh Akrida akan digunakan untuk menunjang kegiatan usaha dan/atau permodalan anak-anak usahanya Akrida. Setelah penambahan modal tersebut, AKR menjadi pemilik 656.310 saham Akrida atau senilai total Rp 656,31 miliar, setara 99,99% saham Akrida. Sisanya 0,01% saham Akrida dimiliki PT AKR Niaga Indonesia sebanyak 10 saham atau senilai Rp 10 juta.
“Transaksi ini bukan merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud dalam POJK No,17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, dan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan,” jelas Suresh.
Sementara itu, emiten berkode saham AKRA tersebut berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerja keuangan hingga semester I-2022. Lonjakan kinerja mendorong RHB Sekuritas Indonesia untuk mempertahankan rekomendasi beli saham AKRA dengan target harga direvisi naik dari Rp 1.180 menjadi Rp 1.350.
Laba bersih AKRA sepanjang semester I-2022 naik 73,6% menjadi Rp 955,46 miliar dari Rp 550,39 miliar pada periode sama tahun lalu. Peningkatan laba bersih sejalan dengan peningkatan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp 21,98 triliun dibandingkan semester I-2021 yang hanya Rp 10,59 triliun. AKRA juga membukukan pendapatan sewa Rp 126,19 miliar di enam bulan pertama tahun ini, naik tipis dari semester pertama tahun lalu Rp 113,65 miliar.
Baca Juga:
Chandra Asri (TPIA) dan LX International Jajaki Kerja Sama Proyek Berbahan Baku Terbarukan“Realisasi laba bersih AKRA telah melampaui estimasi yang kami tetapkan. Lompatan tersebut mendorong manajemen AKRA untuk merevisi naik target perusahaan. Begitu juga dengan kami merevisi naik perkiraan kinerja perseroan,” tulis riset RHB Sekuritas Indonesia, baru-baru ini.
RHB Sekuritas merevisi naik target laba bersih AKRA tahun ini dari Rp 1,32 triliun menjadi Rp 1,511 triliun. Begitu juga dengan perkiraan pendapatan direvisi naik dari Rp 30,95 triliun menjadi Rp 37,49 triliun.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





