Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi kegiatan di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Perseroan)

Ilustrasi kegiatan di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Perseroan)

Rencana GOTO di Kripto

Senin, 12 September 2022 | 08:58 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan lebih lanjut kepada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terkait akuisisi 100% saham PT Kripto Maksima Koin oleh perseroan dan anak usahanya, PT Dompet Karya Anak Bangsa (DKAB) senilai total Rp 124,8 miliar pada 25 Agustus 2022 lalu. Hal tersebut terungkap dari keterbukaan informasi GOTO dalam merespons permintaan penjelasan BEI.

Salah satu aspek yang disoroti BEI ialah latar belakang dari akuisisi dan perencanaan yang akan dilakukan GOTO dalam bidang usaha perdagangan aset kripto.

Baca juga: Tarif Ojol Naik, Saham GOTO Tetap Dipertahankan Beli

“Saat ini perseroan tidak memiliki rencana dalam waktu dekat untuk meluncurkan pertukaran/perdagangan kripto (crypto exchange), namun Grup GoTo dari waktu ke waktu menginkubasi, berinvestasi atau bereksperimen dengan teknologi baru untuk memastikan bahwa kami dapat memutar strategi inovasi produk kami pada waktu yang tepat dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jawab Sekretaris Perusahaan GOTO RA Koesoemohadiani dalam keterbukaan informasi dikutip Senin (12/9/2022).

Dia menambahkan bahwa perseroan percaya bahwa teknologi blockchain dapat memainkan peran utama dalam kehidupan konsumen di masa depan.

Baca juga: Masuk ke Kripto, GOTO Caplok 100% Saham Kripto Maksima Koin

Selain itu, BEI meminta keterangan perihal pihak penjual dari PT Kripto Maksima Koin. Dalam menjawabnya, RA Koesoemohadiani menyatakan bahwa terdapat dua penjual individual yang secara bersama-sama memiliki 50.000 saham di PT Kripto Maksima Koin. Para penjual tidak memiliki hubungan afiliasi dengan GOTO.

Menurut dia, akuisisi tersebut memberikan peluang unik bagi perseroan untuk terus berinovasi sejalan dengan rencana bisnis jangka panjangnya dengan mengakuisisi perusahaan yang telah terdaftar di Bappebti sebagai calon pedagang fisik aset kripto.

Baca juga: Bisnis On-Demand GOTO Diproyeksi Terus Bertumbuh

“Hal ini akan memungkinkan kami untuk memutar strategi inovasi produk kami pada waktu yang tepat dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” terang Koesoemohadiani.

Dia juga menerangkan, dalam menentukan nilai akuisisi, GOTO memperhitungkan persyaratan jumlah modal minimum untuk dapat terdaftar sebagai calon pedagang fisik aset kripto, nilai kelangkaan yang melekat pada izin yang dimiliki oleh PT Kripto Maksima Koin, dan nilai tambah prospektif yang didapat dengan menjadi pengendali akhir PT Kriptio Maksima Koin untuk Grup GoTo.

Baca juga: GOTO Ngebut Kejar Profitabilitas

Menurut dia, Kripto Maksima Koin telah mendapatkan sertifikat registrasi dari Bappebti No. 003/BAPPEBTI/CP-AK/1/2022 tertanggal 28 Januari 2022 sebagai calon pedagang fisik aset kripto. Kripto Maksima Koin belum meluncurkan produk apapun oleh karena produk masih dalam tahap persiapan.

Adapun, pada tanggal 25 Agustus 2022, jumlah aset, liabilitas dan ekuitas Kripto Maksima Koin masing-masing adalah Rp 47,2 miliar, Rp 51 juta, dan Rp 47,2 miliar.

Selanjutnya, jumlah beban dan jumlah rugi untuk periode pada tanggal 1 Januari sampai dengan 25 Agustus 2022 adalah Rp 3,1 miliar dan Rp 2,8 miliar.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com