Jumat, 15 Mei 2026

Laba Sesuai Ekspektasi, Begini Pandangan Analis terhadap Prospek Merdeka Copper (MDKA)

Penulis : Parluhutan Situmorang
15 Sep 2022 | 09:35 WIB
BAGIKAN
Proyek Emas Tujuh Bukit. (Foto: PT Merdeka Copper Gold Tbk)
Proyek Emas Tujuh Bukit. (Foto: PT Merdeka Copper Gold Tbk)

JAKARTA, Investor.id - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) berhasil mencetak lonjakan kinerja keuangan hingga semester I-2022, sehingga realisasi tersebut sudah sesuai ekspektasi. Pertumbuhan pesat didukung oleh peningkatan volume produksi bersamaan dengan kenaikan harga jual komoditas.

Merdeka Copper mencetak kenaikan laba bersih dengan pertumbuhan hampir 16 kali dari US$ 5,9 juta menjadi US$ 96,8 juta. Angka ini merefleksikan lonjakan margin laba bersih dari 4,3% menjadi 28,4%. Sedangkan pendapatan terdorong dari US$ 135,4 juta menjadi US$ 341,4 juta.

Analis Ciptadana Sekuritas Thomas Radityo mengatakan, realisasi laba bersih Merdeka Copper sudah sesuai ekspektasi atau merefleksikan 53% dari target tahun ini. Bahkan pencapaian tersebut sudah melampaui proyeksi konsensus analis. Sedangkan penopang utama lonjakan kinerja berasal dari pulihnya volume penjualan tembaga menjadi 10.025 ton dan penjualan nickle pig iron (NPI) sebanyak 5.041 ton. Lonjakan juga didukung atas kenaikan harga komoditas hasil pertambangan tersebut.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan hasil pertemuan dengan manajemen MDKA, dia mengungkapkan bahwa manajemen menetapkan target penjualan nickle ore sebanyak 150 ribu ton pada kuartal IV-2022 dan 600 ribu ton pada 2023. Volume produksi dan penjualan emas diperkirakan masih berada dalam kisaran 120-150 ribu oz tahun ini hingga 2025. Penjualan NPI diperkirakan berada dalam kisaran 15-17 ribu ton untuk tahun 2022-2023.

Penjualan dan produksi tembaga diperkirakan mencapai 15-17 ribu ton tahun ini. Sedangkan pembangunan proyek AIM masih berjalan sesuai dengan harapan dan diperkirakan mulai beroperasi pada semester I tahun 2023.

Berdasarkan target-target manajemen tersebut, Ciptadana Sekuritas memilih untuk mempertahankan pertumbuhan kinerja keuangan MDKA. Tahun ini, laba bersih perseroan diprediksi melesat menjadi US$ 182 juta dibandingkan raihan tahun lalu US$ 36 juta. Pendapatan juga diperkirakan naik dari US$ 381 juta menjadi US$ 629 juta.

Pertumbuhan kinerja keuangan MDKA diproyeksikan berlanjut hingga tahun depan dengan ekspektasi kenaikan laba bersih menjadi US$ 215 juta dan pendapatan melesat menjadi US$ 772 juta. Berbagai faktor tersebut mendorong Ciptadana Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham MDKA dengan target harga Rp 7.000.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia