Pemegang Saham BUMI Masih Perlu Bersabar untuk Dividen
JAKARTA, investor.id – Pemegang saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) masih perlu bersabar karena perusahaan menyatakan pembagian dividen tidak dapat dilakukan setidaknya sebelum 2024, sampai laba ditahan (retained earnings) positif.
“Laba ditahan negatif. Anda tidak boleh menyatakan dividen sampai laba ditahan positif. Kecuali, ada perubahan yang signifikan, mungkin kita akan melihat lebih ke 2024 sebelum kita dapat membayar dividen yang sebenarnya,” kata CFO BUMI Andrew Beckham, Kamis (15/9/2022).
Opsi seperti pembelian kembali (buyback) saham masih dilakukan untuk melunasi utang. Tetapi, pembagian dividen masih tidak mungkin karena pembatasan laba ditahan negatif ini.
Laba ditahan negatif (negative retained earnings) adalah laba ditahan bersaldo minus karena perusahaan mengalami kerugian yang jumlahnya melebihi akumulasi laba ditahan dari tahun-tahun sebelumnya.
Perusahaan melakukan private placement lewat konversi atas obligasi wajib konversi (OWK) dan akan melakukan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 12 Oktober 2022, untuk rencana pencatatan pada 19 Oktober 2022.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






