Jumat, 15 Mei 2026

Pemegang Saham BUMI Masih Perlu Bersabar untuk Dividen

Penulis : Grace El Dora
15 Sep 2022 | 19:25 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)
Ilustrasi PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – Pemegang saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) masih perlu bersabar karena perusahaan menyatakan pembagian dividen tidak dapat dilakukan setidaknya sebelum 2024, sampai laba ditahan (retained earnings) positif.

“Laba ditahan negatif. Anda tidak boleh menyatakan dividen sampai laba ditahan positif. Kecuali, ada perubahan yang signifikan, mungkin kita akan melihat lebih ke 2024 sebelum kita dapat membayar dividen yang sebenarnya,” kata CFO BUMI Andrew Beckham, Kamis (15/9/2022).

ADVERTISEMENT

Opsi seperti pembelian kembali (buyback) saham masih dilakukan untuk melunasi utang. Tetapi, pembagian dividen masih tidak mungkin karena pembatasan laba ditahan negatif ini.

Laba ditahan negatif (negative retained earnings) adalah laba ditahan bersaldo minus karena perusahaan mengalami kerugian yang jumlahnya melebihi akumulasi laba ditahan dari tahun-tahun sebelumnya.

Perusahaan melakukan private placement lewat konversi atas obligasi wajib konversi (OWK) dan akan melakukan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 12 Oktober 2022, untuk rencana pencatatan pada 19 Oktober 2022.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia