Gencar Bidik Pasar Global, Mustika Ratu (MRAT) sudah Ekspor ke 32 Negara
JAKARTA, Investor.id - PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) berhasil meningkatkan negara tujuan ekspor produk hingga 32 negara. Terbaru, perusahaan yang telah melantai di bursa selama 27 tahun ini merambah pasar Jepang.
Presiden Direktur Mustika Ratu Bingar Egidius Situmorang mengatakan bahwa eksistensi perseroan tidak hanya diakui di level domestik, tetapi sampai mancanegara.
"Jika berbicara produk di mancanegara sudah tidak terhitung berapa jumlah produk MRAT yang beredar di pasar global. Yang lebih membanggakan adalah keberhasilan produk Jamu ready to drink (RTD) menembus pasar Jepang yang terkenal menerapkan regulasi ketat pada produk asing,” tutur Bingar dalam keterangan resminya, Jumat (16/9).
Menurut Bingar, keberhasilan perseroan meningkatkan ekspansi di pasar global ini merupakan bagian dari visi strategis perusahaan agar produk MRAT dapat digunakan seluruh konsumen di dunia. Hingga tahun ini destinasi ekspor Mustika Ratu tercatat telah meluas sampai 32 negara, tumbuh dari 29 negara pada tahun-tahun sebelumnya.
Lebih lanjut, pada September tahun ini, MRAT juga diundang Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Amerika Serikat di Kantor KBRI di Washinton DC, Amerika Serikat untuk memperkenalkan pariwisata dan budaya termasuk business matching dengan calon pembeli potensial sebagai apresiasi MRAT kepada perusahaan lokal yang mampu go global.
Berada di industri yang semakin kompetitif, memacu perseroan untuk menyiapkan sejumlah langkah strategis salah satunya MRAT berencana melakukan divestasi aset berupa tanah di Cibitung yang akan digunakan untuk memperkuat struktur modal dalam rangka mempercepat growth plan perseroan. Jajaran direksi juga terus berbenah agar MRAT menjadi lebih agile dalam menyongsong tantangan industri health and wellness yang semakin tech savvy.
Sebagai informasi, PT Mustika Ratu Tbk pertama kali mencatatkan sahamnya di Bursa pada tahun 1995. Dalam perjalanannya, nilai saham MRAT mengalami pergerakan yang dinamis.
Para investor yang mengoleksi saham MRAT turut berkontribusi memberikan dampak sosial bagi perusahaan lokal yang menjadi pionir dalam industri kecantikan dan kesehatan di Indonesia.
Investor juga berperan mengembangkan ekonomi kerakyatan yang digagas perseroan. Pasalnya, MRAT telah memberdayakan ribuan pedagang jamu, pemasok bahan baku jamu dan ratusan usaha kecil yang puluhan tahun bersinergi bersama perseroan dalam membangun industri jamu di Indonesia.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


