Awal 2023, Telkom (TLKM) Pastikan Merger Telkomsel dan Indihome Rampung
JAKARTA, investor.id - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sebagai induk usaha Telkomsel dan juga Indihome menyatakan penggabungan bisnis atau merger antara Telkomsel dan Indihome akan berlangsung pada akhir tahun ini atau paling lambat awal tahun depan.
Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya mengungkapkan, prosesnya sedang berjalan, kita harapkan milestone akan terjadi di tahun depan, ini akan melalui governance yang diperlukan termasuk beberapa persetujuan yang harus dilalui.
Baca Juga:
Kolaborasi Dengan Telkomsel,Sebagai strateginya, Telkom mengharapkan merger ini terjadi secara soft landing sehingga tidak memberikan dampak yang signifikan baik ke pelanggan maupun ke potensial pelanggan. Adapun, nantinya segmen konsumer akan dikelola oleh Telkomsel.
Direktur Keuangan Telkom Indonesia Heri Supriadi menambahkan bahwa transaksi ini harus dilakukan secara fair dan transparan. “Kita harapkan antara akhir tahun atau awal tahun bisa kita selesaikan,” katanya dalam Public Expose Live 2022, Jumat (16/9/2022).
Heri mengatakan, Telkomsel dan Indihome akan merger secara teknologi dan operasi. Adapun, potensi yang akan ditangkap dari merger keduanya cukuplah besar mengingat penetrasi fixed broadband atau Fiber to The Home (FTTH) di Indonesia masih rendah. Di sisi lain, ada 60-70 juta rumah tangga yang berpotensi dijangkau oleh fixed broadband di negeri ini.
Terkait valuasi, ia mengatakan saat ini masih dalam perbincangan, namun manajemen memastikan akan memenuhi unsur fairness dalam hal penentuan valuasi.
Sebelumnya, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, konsolidasi bisnis konektivitas itu akan memperbesar valuasi anak-anak usaha Telkom. Hal itu seperti sudah dilakukan dengan bisnis menara telekomunikasi, yang digabungkan ke dalam Mitratel. "Penggabungan Indihome ke Telkomsel akan memperkuat struktur modal berganda dan meningkatkan skala bisnis. Penetrasi ke pasar juga akan semakin kuat," kata Ririek.
Dia mencontohkan, pengguna Telkomsel cenderung akan memakai Wifi saat berada di rumah atau kantor. Saat ini layanan tersebut terpisah, koneksi mobile di Telkomsel, sedangkan broadband di Indihome.
"Dengan penggabungan, akan jadi unlocking bisnis sektor telekomunikasi di bawah Telkom," ujarnya.
Menurut Ririek Adriansyah, model penggabungan Indihome ke Telkomsel, bisa berupa penjualan aset dari Telkom ke Telkomsel. Hal serupa pernah dilakukan, saat Telkomsel menjual menara ke Mitratel.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Telkom sedang membicarakannya dengan Singtel, selaku pemegang 35% saham Telkomsel.
Saat ini Telkomsel merupakan penguasa pasar terbesar untuk layanan selular atau mobile connectivity dengan 176 juta pelanggan. Sedangkan Indihome juga merupakan market leader untuk layanan fixed broadband, dengan 8,6 juta pelanggan atau setara 80% market jasa telekomunikasi itu.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






