Jumat, 15 Mei 2026

Cara Antam (ANTM) Kejar Target

Penulis : Thresa Sandra Desfika
16 Sep 2022 | 14:02 WIB
BAGIKAN
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). (Perseroan)
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). (Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam menyatakan tetap berfokus pada strategi mengembangkan basis pelanggan di dalam negeri.

“Antam pada tahun 2022 ini tetap berfokus pada strategi mengembangkan basis pelanggan di dalam negeri terutama untuk memasarkan produk emas, bijih nikel, dan bauksit,” kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam Elisabeth RT Siahaan dalam Public Expose Live 2022 ANTM, Jumat (16/9/2022).

Dia menambahkan, Antam juga fokus terhadap pengelolaan biaya yang cermat melalui pelaksanaan program efisiensi yang tepat.

ADVERTISEMENT

“Terkait dengan target produksi dan penjualan 2022 dapat kami sampaikan tahun 2022 ini kita punya beberapa target untuk feronikel misalnya kita mempunyai target produksi dan penjualan 24.700 ton nikel, untuk bijih nikel kita punya target produksi 12,1 juta wet metrik ton, target penjualan sekitar 10,5 juta wet metrik ton,” sambungnya.

Elisabeth menyatakan, sepanjang semester I-2022, Antam mencatatkan penjualan sebesar Rp 18,77 triliun, tumbuh 9% dibandingkan semester I-2021 sebesar Rp 17,28 triliun.

“Di tengah tantangan dari kenaikan biaya energi, bahan baku, jasa pengangkutan serta jasa pengapalan komoditas pertambangan, pada semester I-2022 capaian laba kotor Antam tercatat Rp 4,03 triliun, tumbuh 27%,” paparnya.

Laba bersih periode berjalan pada semester I-2022 mencapai Rp 1,53 triliun, tumbuh 32% semester I-2021 sebesar Rp 1,16 triliun.

Pada akhir periode semester I-2022, Antam secara konsisten mampu menjaga soliditas struktur keuangan yang tercermin dari tingkat kas dan setara kas sebesar Rp 3,23 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia