Mau Private Placement Rp 24 Triliun, Bumi Resources (BUMI) Minta Restu
JAKARTA, investor.id - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 11 Oktober 2022.
Adapun mata acara RUPSLB adalah persetujuan atas rencana pelaksanaan \penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement dalam rangka perbaikan posisi keuangan.
“Perseroan berencana untuk melakukan penambahan modal tanpa HMETD untuk memperbaiki posisi keuangan perseroan, dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 200.000.000.000 saham,” jelas direksi perseroan dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (20/9/2022).
Sebelumnya, Bumi Resources mengumumkan rencana untuk melakukan penerbitan sebanyak-banyaknya 200 miliar saham biasa seri C tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement.
Dalam keterbukaan informasi perseroan, Jumat (2/9/2022), dijelaskan bahwa perseroan telah menetapkan bahwa harga pelaksanaan adalah Rp 120 per saham sehingga nilai dari private placement ini sebesar Rp 24 triliun atau setara dengan sebesar-besarnya US$ 1,6 miliar pada kurs tukar Rp 15.000/USD yang telah disepakati antara perseroan dan pemodal.
Manajemen perseroan mengungkapkan pemodal dalam private placement ini memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan karena pemodal merupakan pihak terafiliasi dari pemegang saham pengendali perseroan.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






